Ambon (ANTARA) - Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meninjau langsung lokasi konflik di Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah untuk memastikan bentrokan tak menyebar serta meredam dan mengatasi agar masyarakat tak terprovokasi.
“Kami bersama Kapolda Maluku, Irjen Pol Eddy Sumitro Tambunan dan Pangdam XV/Pattimura, Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo melihat langsung serta memastikan situasi kondusif di lokasi ini,” kata Hendrik dalam keterangan tertulis yang diterima di Ambon, Jumat.
Dalam kunjungannya tersebut Gubernur Hendrik langsung melihat kondisi tiga desa yang terdampak bentrokan antarwarga yakni Desa Sawai, Desa Masihulan, dan Desa Rumah Olat.
“Dalam kunjungan ini kita mengupayakan mediasi damai sebagai upaya penghentian konflik,” kata dia.
Baca juga: Gubernur Maluku Utara siapkan lahan 10 hektare dukung Sekolah Rakyat
Ia pun masuk ke dalam rumah ibadah dan melakukan pertemuan dengan masyarakat Desa Masihulan untuk menyampaikan pesan-pesan perdamaian.
Dari Desa Masihulan, Gubernur beserta rombongan menuju Desa Sawai, di desa ini gubernur didampingi Pangdam, Kapolda dan Bupati Maluku Tengah melakukan pertemuan dengan masyarakat Sawai.
Selain itu, Gubernur juga melakukan pertemuan dengan masyarakat Desa Rumah Olat.
Desa tersebut merupakan satu dari tiga desa yang cukup terdampak akibat bentrokan yang terjadi. Sejumlah rumah warga pun terbakar hingga rata dengan tanah.
“Saya menyesalkan terjadinya bentrok antar kelompok masyarakat di tiga desa tersebut yang mengakibatkan korban jiwa, luka-luka, dan kerugian harta benda,” ujarnya.
Baca juga: Pemprov Maluku konsultasi pengelolaan tambang emas ke Kementerian ESDM
Ia pun meminta warga setempat untuk mempercayakan penanganan masalah tersebut kepada TNI-Polri hingga tuntas. Apalagi akibat bentrokan ini, seorang anggota polisi meninggal dunia tertembak orang tak dikenal.
“Saya minta masyarakat menahan diri jangan terprovokasi dari pihak manapun, Maluku harus damai,” ujarnya.
Hingga saat ini, lokasi bentrokan antara tiga desa yang bertetangga tersebut sudah kembali kondusif. Namun, aparat gabungan dari TNI dan Polri masih berjaga di perbatasan ketiga desa ini.
Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2025