Gregoria akhiri drama perlawanan Hsiang Ti Lin lewat rubber game

1 month ago 19

Jakarta (ANTARA) - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mengakhiri drama perlawanan dari tunggal Taiwan Hsiang Ti Lin lewat rubber game 21-13, 15-21, 21-14 pada babak 16 besar Indonesia Masters 2025 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis.

Peraih medali perunggu Olimpiade Paris 2024 tersebut mengaku dalam kondisi yang kurang fit pada pertandingan ini.

"Bersyukur bisa melewati pertandingan hari ini, (karena) enggak gampang bermain dengan kondisi kurang fit," ujar Gregoria seusai pertandingan.

Pebulu tangkis peringkat lima dunia tersebut menilai bahwa Hsiang Ti Lin melakukan tekanan yang sangat bagus sehingga membuatnya kerap kesulitan untuk mengembangkan permainan.

"Dia pemain kidal juga dan salah satu kelebihannya dia memang stroke-nya bagus, aku akui jadi di game kedua dengan kondisi angin yang berbeda jadi aku kurang leluasa menahan apa yang aku mau sih jadi banyak melakukan kesalahan sendiri," kata pebulu tangkis berusia 25 tahun tersebut.

Gregoria mengungkapkan kondisinya saat ini belum fit karena masih menderita pilek dan batuk dari semalam yang belum kunjung reda.

Di babak perempat final, Gregoria akan ditantang pebulu tangkis Korea Selatan Yu Jin Sim yang melaju ke babak delapan besar usai menaklukkan pebulu tangkis Singapura Jia Min Yeo 21-17, 7-21, 21-18.

Dengan hasil ini, tim Merah Putih telah menempatkan empat wakil di babak perempat final. Selain Gregoria terdapat Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi (ganda putri), Jonatan Christie (tunggal putra), dan Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati (ganda campuran).

Baca juga: Ana/Tiwi amankan tiket ke perempat final usai libas ganda Polandia

Baca juga: Jonatan Christie melaju ke perempat final setelah atasi Lin Chun-Yi

Baca juga: Fikri/Daniel dan Marwan/Aisyah terhenti di babak 16 besar

Pewarta: Fajar Satriyo
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |