GAC Honda kembangkan model anyar dalam 2 tahun, hanya dijual di China

1 hour ago 5

Jakarta (ANTARA) - Perusahaan patungan GAC Honda dalam dua tahun ke depan akan bersama-sama mengembangkan sepasang model kendaraan listrik yang diproduksi di China dan hanya dijual di negara itu.

Usaha patungan yang akan berlangsung hingga 2038 itu telah menyusun rencana untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik (EV) masa depan agar bisa bersaing dengan berbagai merek di negara itu, sebagaimana dilansir dari Carscoops, Kamis (6/8) waktu setempat.

Rencana percepatan pengembangan diperlukan untuk menghentikan penurunan penjualan bagi Honda yang telah merosot.

Dua model kendaraan hibrida akan dihadirkan pada dua tahun ke depan sehingga usaha patungan ini bisa memiliki empat kendaraan listrik baru dalam kurun itu.

Baca juga: Penjualan Honda anjlok hampir 60 persen selama empat tahun terakhir

GAC Honda menegaskan bahwa pemanfaatan sumber daya dengan rantai pasok di negara akan diintegrasikan sehingga mampu menekan biaya setidaknya setengahnya serta memangkas jam kerja dalam pengembangan model baru dan memangkas waktu tunggu produksi.

Wakil Presiden GAC,Lin Zhibin menambahkan bahwa perusahaan juga berusaha meningkatkan efisiensi produksi sebesar 20 persen.

Alih-alih tim Jepang yang memimpin model-model baru, GAC Honda justru memiliki tim lokal yang tinggal di lapangan setiap hari sebagai upaya mendekatkan diri terhadap permintaan pasar serta keinginan masyarakat China, dengan demikian fitur konektivitas pun akan disesuaikan dengan permintaan domestik.

GAC Honda juga akan bekerja dengan jaringan layanan GAC yang sudah ada dengan mendirikan lebih dari 1.000 gerai penjualan baru di seluruh wilayah Negeri Tirai Bambu itu.

Menyoal model generasi terbaru yang sedang dikembangkan oleh GAC dan Honda masih terbatas.

Baca juga: Honda kenalkan dua model terbaru dalam lini mobil listrik Ye di China

Baca juga: GAC Honda resmi operasikan pabrik terbaru di China

Baca juga: GAC Civic mesin turbo siap meluncur, harga kisaran 300 juta

Pewarta:
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |