Makau (ANTARA) - Forum dan Pameran Investasi dan Konstruksi Infrastruktur Internasional (International Infrastructure Investment and Construction Forum/IIICF) ke-17 menggelar upacara pembukaannya pada Kamis (11/6) di Daerah Administratif Khusus (Special Administrative Region/SAR) Makau, China, dengan fokus pada konektivitas infrastruktur digital hijau.
Diselenggarakan bersama oleh Institut Promosi Perdagangan dan Investasi (IPIM) SAR Makau dan Asosiasi Kontraktor Internasional China, acara ini disebut mengadopsi pendekatan three-in-one berupa "forum + pameran + pertemuan", yang menampilkan lebih dari 250 kegiatan tematik dan sampingan serta area pameran seluas 8.000 meter persegi.
Acara ini mencakup peluncuran Laporan tentang Indeks Pembangunan Infrastruktur Sabuk dan Jalur Sutra (2026) serta Laporan tentang Indeks Pembangunan Infrastruktur Negara-Negara Berbahasa Portugis dan Pencapaian Makau dalam Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (2026).
Tam Vai Man, sekretaris bidang transportasi dan pekerjaan umum pemerintah SAR Makau, mengatakan dalam upacara pembukaan bahwa dengan pengalaman yang terakumulasi selama lebih dari satu dekade, IIICF telah berkembang menjadi acara industri tahunan berstandar tinggi, berskala besar, dan berpengaruh besar di bidang kerja sama infrastruktur global.
Dengan tema "Meningkatkan Konektivitas Infrastruktur Digital Hijau" (Boosting Green Digital Infrastructure Connectivity), Tam menambahkan, IIICF tahun ini berfokus pada aplikasi dan praktik terbaru dari teknologi hijau dan digital cerdas di sektor infrastruktur.
Philip Wong, direktur bisnis dan pasar Asia Timur di Arup, salah satu partisipan forum tersebut, mengatakan kepada Xinhua bahwa di tengah percepatan peralihan menuju infrastruktur yang lebih hijau, rendah karbon, dan terdigitalisasi, industri infrastruktur kini semakin menekankan pada nilai siklus hidup dan ketahanan sistem.
Forum tahun ini memberikan panduan berharga bagi perusahaan-perusahaan yang ingin menjajaki peluang investasi infrastruktur global.
Sebagai acara tahunan unggulan untuk kerja sama infrastruktur global, forum tersebut menyediakan platform yang stabil dan efisien bagi para partisipannya untuk berinteraksi dengan mitra-mitra lama maupun klien penting, imbuh Wong.
Agenda forum mencerminkan perkembangan global terkini dalam pembangunan dan investasi infrastruktur, khususnya di bidang infrastruktur berkelanjutan dan cerdas, ujar Yin Heng, executive general manager International Company of China Construction Third Group Construction & Engineering Co., Ltd.
Yin mengungkapkan bahwa perusahaannya berharap dapat memanfaatkan forum itu sebagai platform untuk semakin memperkuat kerja sama dengan pemerintah dan mitra-mitra bisnis di berbagai sektor, termasuk jalan raya, sistem transportasi berbasis rel, bandar udara, infrastruktur perkotaan dan air, serta proyek-proyek energi.
Acara tersebut dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (12/6).
Pewarta: Xinhua
Editor: Martha Herlinawati Simanjuntak
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































