Essiedu dapat ancaman usai dipilih jadi Snape di serial "Harry Potter"

10 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Aktor Paapa Essiedu mengaku mendapat ancaman pembunuhan rasis setelah dipilih untuk berperan sebagai Profesor Severus Snape dalam serial "Harry Potter" produksi HBO.

Sebagaimana dikutip dalam warta The Hollywood Reporter pada Sabtu (21/3), Essiedu mengatakan bahwa dia menghadapi reaksi negatif setelah pengumuman resmi perannya sebagai Snape dalam serial "Harry Potter" pada April 2025.

"Kenyataannya, jika saya membuka Instagram, saya akan melihat seseorang berkata, 'Saya akan datang ke rumahmu dan membunuhmu'," katanya.

"Meskipun saya cukup yakin tidak akan dibunuh. Itu bisa saja berubah! Tapi, ya, meskipun saya berharap akan baik-baik saja, seharusnya tidak ada yang harus menghadapi ini hanya karena melakukan pekerjaannya," ia menambahkan.

Essiedu juga mengungkapkan bahwa peran sebagai penyihir dalam serial "Harry Potter" mempengaruhinya secara emosional.

"Banyak orang mempertaruhkan nyawa dalam pekerjaan mereka. Saya hanya memerankan penyihir di 'Harry Potter.' Dan saya akan berbohong jika mengatakan hal ini tidak memengaruhi saya secara emosional," katanya.

Baca juga: Daniel Radcliffe kirim surat dukungan untuk bintang baru Harry Potter

Tokoh Severus Snape pertama kali diperankan oleh aktor Alan Rickman dalam film "Harry Potter and the Sorcerer’s Stone" (2001) dan dia terus memerankan tokoh itu dalam delapan film "Harry Potter."

Essiedu, aktor Inggris yang antara lain berperan dalam serial "Black Mirror" dan "I May Destroy You", mengatakan bahwa pelecehan rasial yang ditujukan kepadanya justru memotivasi dia.

"Membuat saya lebih bersemangat untuk menjadikan karakter ini milik saya sendiri, karena saya teringat bagaimana perasaan saya saat masih kecil," katanya.

"Saya akan membayangkan diri saya di Hogwarts dengan sapu terbang, dan gagasan bahwa seorang anak seperti saya dapat melihat dirinya terwakili di dunia itu? Itu motivasi untuk tidak terintimidasi oleh orang yang mengatakan mereka lebih suka saya mati daripada melakukan pekerjaan yang akan sangat saya banggakan," ia menjelaskan.

Baca juga: Serial "Harry Potter" HBO mulai proses produksi untuk tayang 2027

Ketika ditanya apakah ia bisa menjauh dari media sosial demi menghindari komentar negatif, Essiedu mengatakan bahwa kalaupun dia berhasil mengabaikannya, bukan berarti masalah itu tidak ada.

"Masalahnya masih endemik, dan orang-orang melihatnya lalu mengirim pesan untuk menanyakan apakah saya baik-baik saja," katanya.

Produksi serial "Harry Potter" sudah dimulai Juli lalu di Warner Bros. Studios Leavesden di Inggris Raya.

Dalam pembuatan serial ini, setiap novel karya J.K. Rowling rencananya diadaptasi menjadi satu musim tersendiri, sehingga serial total akan mencakup delapan musim.

Dominic McLaughlin dipilih menjadi pemeran Harry Potter, sementara Alastair Stout akan berperan sebagai Ron Weasley dan Arabella Stanton akan memerankan Hermione Granger dalam serial tersebut.

Baca juga: Pemeran utama serial "Harry Potter" dipilih dari 32.000 peserta audisi

Baca juga: Cillian Murphy bantah dipilih jadi Voldemort dalam serial "Harry Potter"

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |