Dubes RI ajak Muslim Ottawa perkuat silaturahmi di Idul Fitri

1 day ago 5

Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Kanada Muhsin Syihab mengajak seluruh masyarakat Muslim di Ottawa, Kanada, untuk saling memaafkan dan memperkuat tali silaturahmi di Hari Raya Idul Fitri 1447 H.

"Di hari kemenangan ini, saya ingin mengajak kita semua untuk memahami arti penting saling memaafkan antarsesama manusia," kata Dubes Muhsin kepada para jemaah saat melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H pada Jumat (20/3) di KBRI Ottawa, Kanada, sebagaimana keterangan KBRI pada Minggu (22/3).

Dalam sambutannya, Dubes Muhsin menyampaikan bahwa sebagai manusia, umat Islam juga tidak luput dari berbuat salah, baik yang disengaja maupun tidak, dan yang mungkin saja menimbulkan amarah pada diri orang lain.

Untuk itu, saat Idul Fitri, masyarakat Muslim di Kanada diajak untuk saling memaafkan dengan sesama guna memperkuat persatuan.

"Kiranya kita dapat menjadi insan yang mampu memaafkan saudara-saudara kita agar kita juga mendapatkan maaf dari orang lain, serta ampunan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengampun. Dengan demikian, kita dapat memperkuat persatuan sesama umat manusia," kata Dubes Muhsin.

Pelaksanaan Shalat Id di KBRI Ottawa dihadiri oleh sekitar 300 warga dan diaspora Indonesia dari Ottawa dan sekitarnya, termasuk Montreal dan Brockville, yang memadati Ruang Caraka Nusantara KBRI Ottawa.

Antusiasme tinggi terlihat meskipun perayaan berlangsung di tengah suhu minus 7 derajat Celcius dan curah salju 5–10 cm, menurut keterangan KBRI.

Shalat Idul Fitri disebutkan berlangsung khusyuk dan penuh kehangatan, serta mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan diaspora Indonesia di Kanada.

Ruang serbaguna KBRI Ottawa dijadikan tempat ibadah yang menampung jamaah dari berbagai daerah di Kanada, termasuk mereka yang menempuh perjalanan hingga 1,5–2 jam.

Dalam khutbah Shalat Id, imam sekaligus khotib Amin Jalloh, warga negara Kanada yang aktif sebagai ustadz dalam kelompok pengajian masyarakat Muslim Indonesia di Ottawa, menekankan pesan tauhid sebagai inti ajaran para nabi.

Dia juga mengingatkan pentingnya menjauhi dosa sebagai bagian dari refleksi spiritual di hari kemenangan.

Pada kesempatan tersebut, Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Ottawa yang baru, Lefianna Hartati Fernandinus, turut menyampaikan salam perkenalan kepada masyarakat.

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk dapat bergabung dan melayani masyarakat Indonesia di Kanada," katanya.

"Saya berharap dapat bekerja sama erat dengan seluruh elemen diaspora untuk semakin memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan KBRI Ottawa ke depan," tambahnya.

Ketua pengajian masyarakat Muslim Indonesia di Ottawa, Bani Setijoso, menyampaikan apresiasi kepada KBRI Ottawa karena telah memfasilitasi penyelenggaraan Shalat Idul Fitri tahun ini, yang dinilai menjadi momentum penting dalam mempererat kebersamaan komunitas. Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1447 H disebut menjadi yang pertama kali kembali diselenggarakan di KBRI Ottawa setelah hampir satu dekade.

Baca juga: KBRI Ottawa fasilitasi ekspor boga RI senilai Rp1,5 miliar ke Kanada

Baca juga: KBRI Ottawa: Asia Tenggara episentrum pertumbuhan global

Pewarta: Katriana
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |