Dino Patti Djalal sarankan Prabowo fokus perkuat ASEAN

4 hours ago 4

Jakarta (ANTARA) - Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) Dino Patti Djalal menyarankan Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan penguatan hubungan dengan negara-negara Asia Tenggara di tengah ketegangan geopolitik global.

Pernyataan tersebut disampaikan Dino saat ditemui di sela-sela "Middle Power Conference" di Jakarta, Selasa (14/4).

Ia menanggapi kunjungan Presiden Prabowo ke Rusia dan Prancis di tengah eskalasi ketegangan di Timur Tengah.

"Sebagai middle power, apalagi sebagai region power, kekuatan di Asia Tenggara, kita harus utamakan suatu kondisi di mana kalau pun (terjadi) perang di Eropa, kalau pun ada perang di Timur Tengah, perang di Afrika, bahkan di Asia Selatan. India-Pakistan kan masih hangat, paling tidak di Asia Tenggara kita aman," katanya.

Dino juga menyoroti persepsi publik bahwa Prabowo lebih banyak memberi perhatian pada kekuatan global dibanding kawasan Asia Tenggara.

Meski demikian, ia menilai kunjungan luar negeri tersebut tidak keliru.

Namun, ia menekankan pentingnya perhatian lebih besar terhadap kerja sama regional, khususnya Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

Baca juga: Membaca langkah Prabowo ke Rusia

Menurutnya, Indonesia memiliki peluang lebih besar menjadi pemimpin di kawasan dibanding di forum global seperti BRICS dan G20.

"Forum di mana kita bisa mengendalikan kawasan, mengendalikan situasi itu adalah Asia Tenggara. Dan inilah sebabnya Presiden Prabowo, menurut saya, tahun ini harus lebih banyak ngurus ‘kandang’ kita di Asia Tenggara," ujar Dino.

Ia menambahkan Indonesia tidak perlu mengejar citra sebagai "macan Asia," tetapi lebih realistis sebagai penggerak utama ASEAN.

"Kita tidak perlu jadi macan Asia, kita perlu jadi mesin ASEAN. Macan Asia itu dari segi retorika agak jauh menurut saya. Tapi mesin ASEAN itu sangat realistis," katanya.

Dino juga meminta pemerintah lebih terbuka terkait perjalanan luar negeri presiden agar tidak menimbulkan spekulasi.

"Kita harus tahu ini presiden mau kemana, sehingga tidak menimbulkan spekulasi. Jadi, imbauan saya kepada pemerintah, setiap kali ada perjalanan ke luar negeri, beri penjelasan secara profesional, secara protokoler saja. Jadwalnya ke mana, dan kalau bisa ketemu siapa, dan agendanya apa," kata dia.

Presiden Prabowo bertolak ke Moskow, Rusia, pada Minggu malam untuk bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Kedua negara sepakat meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi, energi, antariksa, pertanian, industri, dan farmasi.

Dari Moskow, Prabowo melanjutkan kunjungan ke Paris untuk bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Baca juga: Tunjukkan keakraban, Prabowo dan Putin saling bertukar cinderamata
Baca juga: Prabowo tiba di Paris usai rampungkan agenda kenegaraan di Moskow

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |