LAMPUNG TIMUR – Semangat kebersamaan insan pers mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar gabungan delapan organisasi pers di Lapangan Brimob Sukadana, Lampung Timur, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut menyatukan delapan organisasi pers, yakni Ikatan Wartawan Online (IWO), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Persatuan Wartawan Streaming Indonesia (PWSI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI), Forum Jurnalis Harian Lampung Timur (FJHLT), Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), dan Persatuan Wartawan Lampung Timur (PWLT).
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan perlombaan, di antaranya donor darah, santunan anak yatim, lomba gaple, lomba lari karung, serta sejumlah perlombaan lainnya yang akan berlangsung selama dua hari, 26-27 Agustus 2026.
Ketua Panitia, Azzohirri Z.A, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa insan pers tidak hanya menjalankan fungsi jurnalistik melalui pemberitaan, tetapi juga memiliki kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.
“Harapan saya, wartawan itu bukan hanya menulis dan menyajikan berita. Akan tetapi, juga memiliki sumbangsih kepada masyarakat dan berbuat baik. Harus ada jiwa sosial di dalam tubuh wartawan yang bisa dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Azzohirri dalam sambutannya.
Menurutnya, kegiatan donor darah dan santunan anak yatim menjadi wujud nyata kepedulian insan pers kepada masyarakat. Delapan organisasi yang terlibat dalam kegiatan tersebut, kata dia, merupakan contoh persatuan yang diharapkan dapat terus terjaga demi memberikan kontribusi bagi pembangunan Kabupaten Lampung Timur.
Azzohirri menegaskan, penyatuan delapan organisasi pers tersebut bukan bertujuan untuk membentuk kekuatan yang berseberangan dengan pemerintah daerah. Sebaliknya, kolaborasi tersebut dibangun untuk membantu mengawal pembangunan dan memberikan kontribusi positif bagi daerah.
“Satu-satunya di Provinsi Lampung, delapan organisasi pers bisa menyatu. Tujuannya sangat mulia, bagaimana kita bersama-sama membantu roda pemerintahan Lampung Timur dan memberikan kontribusi yang terbaik,” katanya.
Ia juga mengajak insan pers untuk tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan proporsional. Kritik terhadap pemerintah, menurutnya, tetap diperlukan, namun harus disampaikan secara membangun dan disertai solusi.
“Bukan berarti kita tidak bisa mengkritik. Kita tetap mengkritik, tetapi kritik yang membangun dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Mari kita sajikan informasi yang positif, profesional dan proporsional, agar Lampung Timur semakin dipercaya dan mampu menarik investor,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Azzohirri juga menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya kehadiran dan dukungan sejumlah unsur pemerintah daerah. Ia menilai kegiatan tersebut telah direncanakan jauh-jauh hari dan diinformasikan kepada pihak terkait.
Meski demikian, ia menegaskan seluruh insan pers yang tergabung dalam delapan organisasi tetap berkomitmen menjalin kemitraan yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur.
Ia menyebut pelaksanaan kegiatan sebagian besar terwujud melalui gotong royong dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk insan pers sendiri serta sejumlah instansi dan donatur.
“Acara ini bisa terlaksana karena kebersamaan dan gotong royong. Kami tidak ingin hanya menunggu atau meminta. Kawan-kawan dari delapan organisasi ini bersama-sama berusaha agar kegiatan sosial dan peringatan kemerdekaan ini bisa terlaksana,” ujarnya.
Azzohirri pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan, termasuk jajaran TNI, Kejaksaan dan sejumlah instansi lainnya. Ia berharap ke depan sinergi antara pemerintah dan insan pers dapat semakin baik.
Pemkab Lampung Timur Apresiasi Pers
Sementara itu, sambutan Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah yang dibacakan Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfo) Kabupaten Lampung Timur, Gunawan Pratama, menyampaikan apresiasi kepada gabungan organisasi pers yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan RI bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, kebersamaan, nasionalisme, serta sinergi antara insan pers, pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha dan seluruh elemen masyarakat.
“Pelaksanaan kegiatan ini tentu bukan sekadar rangkaian acara untuk memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan momentum untuk semakin memperkuat silaturahmi, membangun kebersamaan, menumbuhkan rasa nasionalisme serta mempererat sinergi,” demikian sambutan Bupati.
Dalam kesempatan itu disampaikan bahwa 81 tahun perjalanan kemerdekaan Indonesia merupakan hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Karena itu, generasi saat ini memiliki tugas untuk mengisi kemerdekaan melalui karya, pengabdian dan pembangunan.
Pers, lanjutnya, memiliki posisi strategis dalam kehidupan demokrasi. Selain menyampaikan informasi kepada masyarakat, pers juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat serta menjalankan fungsi kontrol sosial.
Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap insan pers terus menyajikan pemberitaan yang objektif, konstruktif dan berimbang. Kritik tetap dibutuhkan sebagai bagian dari kontrol sosial, namun diharapkan juga dapat memberikan solusi.
“Pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Melalui pemberitaan yang objektif, konstruktif dan berimbang, pers dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar,” lanjut sambutan tersebut.
Pemkab Lampung Timur juga mengajak seluruh insan pers untuk bersama-sama menjaga kondusivitas daerah, menangkal berita bohong, disinformasi dan informasi yang berpotensi memecah belah masyarakat.
Melalui momentum HUT ke-81 RI ini, delapan organisasi pers Lampung Timur diharapkan terus memperkuat persatuan dan memberikan kontribusi nyata, tidak hanya melalui karya jurnalistik, tetapi juga melalui aksi sosial yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Redaksi: Sonny

5 hours ago
1

















































