Bupati: Kejuaraan dunia bumerang dongkrak ekonomi Bandung

2 hours ago 3

Bandung (ANTARA) - Bupati Bandung, Jawa Barat, Dadang Supriatna, mengatakan penyelenggaraan World Boomerang Championships 2026 di Lanud Sulaeman TNI AU berdampak pada perputaran ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga usaha mikro.

"Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan di Lanud Sulaeman. Tentu ini merupakan salah satu upaya untuk peningkatan ekonomi dan PAD (Pendapatan Asli Daerah) juga melalui pengenalan potensi wisata," katanya di Kabupaten Bandung, Senin.

Ia mengatakan Pemerintah Kabupaten Bandung akan memanfaatkan kehadiran atlet dan delegasi dari 12 negara untuk mengenalkan berbagai destinasi wisata, kuliner, serta fasilitas akomodasi yang dimiliki daerah itu sehingga mampu memperpanjang lama tinggal dan meningkatkan belanja wisatawan.

"Sebagai tuan rumah akan memberikan pelayanan yang terbaik. Kami akan menginformasikan berbagai destinasi wisata, kuliner hingga fasilitas perhotelan yang ada di Kabupaten Bandung. Harapannya mereka tidak hanya mengikuti pertandingan, tetapi juga mengenal potensi daerah kami," ujarnya.

Upaya tersebut sejalan dengan target pemerintah daerah memperkuat sektor pariwisata sebagai salah satu penggerak ekonomi Kabupaten Bandung.

Dalam Rencana Strategis Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung 2025–2029, kontribusi lapangan usaha penyediaan akomodasi serta makan dan minum terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) ditargetkan mencapai sekitar 2,35 persen pada 2025 dan meningkat secara bertahap pada tahun-tahun berikutnya.

Dokumen yang sama juga mencatat rata-rata lama tinggal wisatawan di Kabupaten Bandung mencapai 1,58 hari dengan rata-rata pengeluaran sekitar Rp324.839 per orang.

Kehadiran atlet, ofisial, dan pendamping dari 12 negara dinilai berpotensi meningkatkan permintaan jasa hotel, restoran, transportasi, hingga produk UMKM selama kejuaraan berlangsung.

Bupati juga menilai ajang olahraga internasional dapat memperkuat posisi Kabupaten Bandung sebagai destinasi sport tourism sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Tentu sirkulasi ekonomi terutama dampak sport tourism akan berjalan. Terima kasih telah memberikan kepercayaan sehingga Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah kejuaraan dunia ini," katanya.

Ia menambahkan bahwa kejuaraan tersebut mempertandingkan dua nomor, yakni ketepatan dan kecepatan, dengan diikuti peserta dari 12 negara, termasuk Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Bandung berharap penyelenggaraan ajang tersebut menjadi agenda internasional berkelanjutan yang mampu memperkuat sektor pariwisata sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |