Tanjungpinang (ANTARA) - Sejumlah warga mengevakuasi seekor buaya berukuran panjang empat meter yang terperangkap jaring ikan nelayan di kawasan perairan Jalan Salam, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).
Reptil bertubuh besar tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Epi Ahmad saat hendak mengangkat jaring ikan miliknya pada Selasa (14/6) sekitar pukul 05.40 WIB.
"Awalnya sudah dapat informasi dari rekan nelayan lain bahwa ada buaya masuk jaring ikan saya. Setelah dicek, ternyata memang benar terdapat seekor buaya berukuran empat meter terperangkap di dalam jaring," kata Epi di Tanjungpinang, Selasa siang.
Selanjutnya Epi bersama dua nelayan lainnya langsung menarik buaya itu ke daratan menggunakan tiga sampan, lalu kemudian dibawa ke Jalan Salam untuk membuka jaring yang menjerat hewan buas tersebut.
Baca juga: BBKSDA Batam evakuasi buaya 2,5 meter di Dam Duriangkang
Keberadaan buaya di Jalan Salam langsung menjadi tontonan orang ramai dan tidak sedikit pula yang mengabadikan momen itu guna disebarluaskan di berbagai platform media sosial.
"Untung dari awal saya sudah tahu buaya itu masuk jaring ikan. Kalau tidak, kemungkinan saya bisa celaka," ujarnya.
Epi bersama nelayan lainnya mengakui buaya kerap muncul di perairan tempat mereka menebar jaring ikan. Belum diketahui secara pasti asal-muasal buaya tersebut.
Setelah temuan buaya besar ini, kata dia, para nelayan tentu perlu lebih berhati-hati saat mencari ikan di perairan dekat Jalan Salam.
Baca juga: DPRD Kepri minta perusahaan bertanggung jawab atas buaya lepas
"Warga pun sering melihat kemunculan buaya di kawasan pesisir Jalan Salam," ungkapnya.
Sementara Kepala Seksi Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tanjungpinang Derry Ambary memastikan buaya itu sudah dievakuasi ke tempat aman guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Menurutnya, buaya sepanjang empat meter ini akan diserahkan kepada pengelola Taman Safari (TS) Lagoi, Kabupaten Bintan.
"Buaya sudah kita amankan agar warga tidak takut, kemudian tinggal dibawa ke Lagoi," ucapnya.
Baca juga: Buaya masuk ke kolam ikan dievakuasi, diserahkan ke Taman Safari Lagoi
Pewarta: Ogen
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































