Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), mengeluarkan surat peringatan dini hujan lebat, yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Cianjur selama dua hari ke depan, sehingga masyarakat diminta waspada.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Senin, mengatakan hal tersebut berdasarkan surat peringatan dini yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, dimana sebagian besar wilayah Jabar termasuk Cianjur akan dilanda hujan lebat.
Kesiapsiagaan dan kewaspadaan, terutama masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana, harus ditingkatkan termasuk jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana dengan segera mengungsi terutama ketika hujan turun lebat pada malam hari.
Baca juga: BPBD Cianjur: 86 KK korban longsor sudah kembali ke rumah
"Peringatan dini disebar ke seluruh wilayah mulai dari utara hingga selatan melalui aparat desa dan kecamatan serta relawan, agar masyarakat yang tinggal di bantaran sungai atau yang dekat dengan tebing rawan longsor meningkatkan kewaspadaan," katanya.
Pihaknya juga menyiagakan petugas dan 360 relawan di masing-masing desa dan kecamatan untuk meningkatkan pengawasan dan segera melakukan tindak cepat ketika terjadi bencana, termasuk melakukan evakuasi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.
Selain itu mengimbau pengelola tempat wisata alam, khususnya wisata air dan pantai, di Cianjur untuk melarang wisatawan mendekati sumber air atau berenang di pinggir pantai karena gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat sehingga dapat mengancam keselamatan.
Baca juga: Pemkab Cianjur: Status siaga darurat bencana diperpanjang
Pengendara yang melintas di sepanjang jalur utama Cianjur, mulai dari Puncak hingga wilayah selatan Cianjur, juga diimbau meningkatkan kehati-hatian dan tidak memaksakan melintas saat hujan turun deras karena sepanjang jalur utama terdapat titik rawan pohon tumbang.
"Kami melibatkan berbagai kalangan, termasuk masyarakat, dalam melaporkan situasi terkini pada dua hari ke depan yang diprediksi akan dilanda hujan deras, serta menggencarkan imbauan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap bencana alam," kata Asep Sudrajat.
Pihaknya mencatat selama dua bulan terakhir bencana alam banjir dan longsor melanda sejumlah kecamatan, seperti di Kecamatan Mande, Cikalongkulon, Sukaluyu, Karangtengah, Cibeber, dan Campaka, dimana puluhan kepala keluarga terpaksa mengungsi.
Baca juga: Hujan deras, dua KK di Cianjur diungsikan karena terancam kena longsor
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































