BPBD Cianjur masih melakukan pendataan terkait banjir

5 hours ago 2
...Kami masih menunggu data dari petugas dan relawan yang sudah disebar ke sejumlah lokasi bencana alam

Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, masih melakukan pendataan terkait bencana alam banjir dan longsor yang melanda sejumlah kecamatan di Cianjur akibat hujan deras dengan intensitas tinggi lebih dari dua jam, Minggu malam.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Minggu, mengatakan data sementara banjir cukup parah menutup jalur utama menuju wilayah selatan Cianjur tepatnya di Kecamatan Cilaku dan Cibeber, sehingga arus lalulintas terhambat.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Bojongpicung dan Gekbrong, dimana saat ini pihaknya masih menunggu data dari petugas dan relawan di lapangan, laporan sementara sejumlah rumah terendam banjir namun tidak ada warga yang mengungsi.

"Kami masih menunggu data dari petugas dan relawan yang sudah disebar ke sejumlah lokasi bencana alam banjir di sejumlah kecamatan, termasuk ke lokasi yang dilaporkan terjadi longsor di Kecamatan Gekbrong," katanya.

Dia menjelaskan dari sejumlah titik banjir yang terjadi akibat curah hujan dengan intensitas lebih dari dua jam terjadi sejak petang hingga malam, menyebabkan sejumlah saluran air tersumbat membuat air tumpah menutupi landasan jalan.

Baca juga: KAI hentikan sementara perjalanan KA Siliwangi karena banjir Cibeber

Sedangkan di Kecamatan Cibeber dan Cilaku, ungkap dia, sejumlah perkampungan terendam dengan ketinggian air beragam mulai dari beberapa centimeter hingga satu meter dan rel kereta api yang membentang di dua kecamatan terendam air bah.

Pihaknya memastikan dari tiga kecamatan yang dilanda bencana banjir tidak terdapat korban jiwa atau warga yang mengungsi, sebagian besar bertahan di rumahnya masing-masing dengan harapan air cepat surut.

"Data sementara tidak ada yang mengungsi terkait kerusakan masih dalam pendataan petugas dan relawan, kami akan terus mengupdate data yang masuk," katanya.

Dia mengimbau masyarakat meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan selama cuaca ekstrem masih melanda sebagian besar wilayah Cianjur terutama yang tinggal di sepadan sungai dan tebing rawan longsor ketika hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam.

Sementara informasi dihimpun bencana alam banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Cianjur, akibat curah hujan dengan intensitas lebih dari dua jam, membuat sejumlah kecamatan seperti Cilaku dan Cibeber terendam banjir.

Bahkan banjir di Kecamatan Cibeber, selain merendam puluhan rumah juga menyebabkan perjalanan Kereta Api Siliwangi rute Cipatat-Cianjur-Sukabumi terhenti karena jalur kereta ikut terendam.

Baca juga: Wilayah pesisir utara Jakarta berpeluang hadapi rob hingga 9 April

Baca juga: BBWS usulkan bangunan pengendali dua aliran sungai atasi banjir Demak

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |