Baterai Galaxy S25 dan S24 Ultra cepat terkuras usai pembaruan Juli

1 week ago 9

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pengguna ponsel pintar Samsung Galaxy S25 Ultra dan Galaxy S24 Ultra harus mengalami pengalaman kurang menyenangkan setelah melakukan pembaruan sistem di Juli 2026 karena baterai ponsel mereka dilaporkan terkuras parah.

Pembaruan yang dimaksud adalah patch keamanan terbaru yang diduga menyebabkan masalah tidak hanya baterai cepat habis tapi juga membuat ponsel menjadi terlalu panas.

Dilaporkan Gizmochina, Kamis (30/7) waktu setempat, keluhan-keluhan itu disampaikan pengguna lewat beragam forum komunitas Samsung, Reddit, serta beberapa situs teknologi selama beberapa hari terakhir.

Sebagai contoh salah satu keluhan yang masuk berasal dari pengguna Galaxy S25 Ultra, dalam keluhannya ia menyebut baterai ponselnya biasa berfungsi dengan normal.

Namun setelah melakukan pembaruan keamanan, daya baterainya dari 100 persen turun menjadi sekitar 85 persen pada tengah malam dan menjadi hampir 5 persen pada siang hari hanya dengan dua jam waktu penggunaan layar.

Baca juga: Samsung berencana pakai baterai Si-C pada Galaxy S, ini keunggulannya

Pengguna lainnya yang memiliki ponsel serupa juga memperhatikan, setelah melakukan pembaruan ponselnya kehilangan daya sebanyak 5-7 persen per jam padahal ponselnya sedang tidak digunakan. Sesuatu yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Laporan lain datang dari pemilik Galaxy S24 Ultra yang mengungkap bahwa ponselnya sebelum pembaruan dapat bertahan seharian penuh. Namun sekarang daya tahan baterainya jauh lebih buruk setelah pembaruan keamanan di bulan Juli terpasang.

Banyak pengguna lain di utas yang sama menggambarkan masalah yang sama. Selain pengurasan baterai yang cepat, banyak dari mereka mengatakan ponsel mereka menjadi jauh lebih panas dari biasanya, bahkan saat penggunaan ringan atau saat hanya diam.

Beberapa juga memperhatikan pengisian daya yang lebih lambat dan tidak terdapat perbaikan apa pun cara yang mereka coba.

Laporan-laporan tersebut tampaknya sebagian besar terfokus pada model Ultra dari S24 dan S25, dan orang-orang terus menyebutkan firmware patch bulan Juli.

Memang tidak semua pengguna terpengaruh, tetapi jumlah keluhan serupa cukup tinggi sehingga terlihat seperti masalah perangkat lunak daripada serangkaian kegagalan perangkat keras acak.

Baca juga: Samsung yakin terhadap teknologi layar lipat jelang perilisan Apple

Sejauh ini Samsung belum mengeluarkan pernyataan resmi yang mengakui adanya masalah atau mengonfirmasi bahwa perbaikan sedang dalam proses.

Hal itu membuat sebagian besar pemilik yang terdampak hanya bisa menunggu pembaruan berikutnya dan berharap masalah tersebut akan terselesaikan.

Sementara itu, beberapa orang telah mencoba trik penghematan baterai yang biasa diterapkan di ponsel Android termasuk membatasi aplikasi latar belakang, mencari proses yang bermasalah, dan sebagainya, tetapi banyak yang mengatakan hal itu tidak banyak berpengaruh.

Masalah baterai dan panas berlebih setelah pembaruan keamanan besar bukanlah hal yang aneh di Android, dan Samsung telah memperbaiki masalah serupa dengan pembaruan selanjutnya sebelumnya.

Hingga ada pernyataan resmi, orang-orang yang mengalami masalah serupa mungkin perlu memantau statistik baterai mereka dan mengirimkan log terperinci ke saluran dukungan Samsung agar perusahaan memiliki lebih banyak data untuk diolah sehingga dapat memperbaiki masalah tersebut.

Baca juga: Samsung dikabarkan uji sensor kamera 50MP Sony pada Galaxy S27

Baca juga: Samsung perkenalkan kacamata pintar dengan dukungan fitur AI Gemini

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |