Jakarta (ANTARA) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengawal penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui layanan penyeberangan secara gratis guna mempercepat pemulihan pascabencana dan memenuhi kebutuhan dasar.
"Di tengah upaya penanganan dampak gempa bumi di NTT, ASDP bergerak bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bantuan kemanusiaan dapat segera menjangkau masyarakat terdampak," kata Direktur Utama ASDP Heru Widodo dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Melalui konektivitas penyeberangan, ASDP menyiapkan KMP Ile Labalekan untuk mengangkut bantuan logistik dari Pelabuhan Bolok, Kupang, menuju Ende.
Kapal dijadwalkan berangkat pada Minggu (16/8) pukul 21.00 WITA, setelah logistik diperkirakan tiba di Pelabuhan Bolok sekitar pukul 19.00 WITA untuk selanjutnya dimuat ke kapal.
Baca juga: Telkomsel pulihkan layanan jaringan pascagempa M7,7 di NTT
Heru menuturkan konektivitas antarpulau memiliki peran strategis dalam situasi tanggap darurat, terutama untuk mempercepat mobilisasi bantuan dan kebutuhan masyarakat.
Karena itu, ASDP siap mengambil peran melalui konektivitas penyeberangan agar bantuan kemanusiaan segera bergerak menuju wilayah yang membutuhkan.
"Kami ingin memastikan jalur transportasi dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pemerintah dan masyarakat dalam penanganan serta pemulihan,” ujar Heru.
Bantuan logistik berasal dari berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Rinciannya meliputi lima truk sedang dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah V, delapan kendaraan pikap dari Telkom, Indosat, dan BPBD, dua ambulans dari Polda setempat, serta dua mobil dari BPTD.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































