Jakarta (ANTARA) - Android Auto menghadirkan fitur baru yang memungkinkan pengguna dapat menggeser (swipe) antaraplikasi media yang sedang aktif untuk berpindah dari satu sumber pemutaran ke sumber lainnya tanpa perlu membuka aplikasi secara manual atau mencari-carinya di dalam menu.
Saat ini fitur pada versi "beta 17.0.162144" tersebut masih tersedia khusus untuk versi beta, tetapi disebut sudah mendekati rilis resmi, lapor laman warta teknologi China, Gizchina, Jumat (29/5) waktu setempat.
Saat ini, untuk mengganti sumber media di Android Auto, pengguna harus membuka aplikasi tujuan secara manual lalu menekan tombol putar (play). Pembaruan ini mengubah proses tersebut.
Beralih dari musik ke podcast saat berkendara menggunakan Android Auto saat ini juga masih memerlukan beberapa langkah. Pengguna harus membuka laci aplikasi (app drawer), mencari aplikasi yang diinginkan, mengetuknya, menunggu aplikasi dimuat di layar utama, lalu menekan tombol putar. Total ada lima interaksi saat berkendara, tepat jenis gangguan yang sebenarnya ingin dihilangkan oleh Android Auto.
Baca juga: Google perbaharui Andorid Auto beri kemudahan bagi pengendara mobil
Dengan pengalih berbasis kartu yang dapat digeser, proses tersebut cukup dilakukan dengan satu gerakan. Geser ke kiri atau ke kanan, dan sumber media berikutnya akan muncul serta langsung mulai diputar. Ini adalah pola yang sudah digunakan Apple CarPlay selama bertahun-tahun.
Android Auto yang kini menghadirkan fitur serupa merupakan langkah maju yang sederhana, tetapi merupakan peningkatan kenyamanan yang benar-benar terasa dalam penggunaan sehari-hari bagi siapa saja yang rutin menggunakan Android Auto saat berkendara.
Waktu peluncuran fitur ini bukanlah kebetulan. Google telah memperbarui pengalih aplikasi media di Android 17 QPR1 Beta 3 agar lebih menonjol dan lebih mudah diakses pada layar ponsel.
Dengan menghadirkan konsep yang sama ke Android Auto, Google menciptakan pengalaman pergantian media yang konsisten di kedua platform, baik di ponsel maupun di layar mobil, tindakan yang sama dilakukan dengan cara yang sama.
Pengguna saluran beta yang memiliki head unit kompatibel sudah dapat mencobanya sekarang. Berdasarkan laporan pengguna dan tingkat kematangan implementasinya, peluncuran versi stabil kemungkinan akan menyusul dalam beberapa siklus beta ke depan.
Baca juga: Fitur YouTube di Android Auto hanya mendukung pemutaran audio
Baca juga: Google tambahkan fitur pengisian daya di Android Auto
Baca juga: WhatsApp uji coba pembaharuan mereka di CarPlay
Penerjemah: Pamela Sakina
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































