Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menargetkan pembangunan hilirisasi ayam terintegrasi yang saat ini sedang berjalan rampung dalam 1,5 tahun guna memperkuat swasembada protein sekaligus meningkatkan kapasitas ekspor produk unggas nasional.
"Kita sudah groundbreaking. Kita bangun mulai ini tahun. Mudah-mudahan maksimal dua tahun sudah selesai. Kalau bisa satu tahun setengah," kata Amran ditemui usai kegiatan Pelepasan Ekspor Unggas dan Produk Turunannya sebanyak 545 ton senilai Rp18,2 miliar ke Jepang, Singapura dan Timor Leste di Jakarta, Selasa (3/3).
Menurut Mentan, sektor ayam dan telur nasional saat ini telah mencapai swasembada, bahkan mencatatkan ekspor, sehingga penguatan hilirisasi menjadi langkah strategis memperbesar nilai tambah.
Model yang dibangun berupa ekosistem terintegrasi mulai dari pabrik pakan, pembibitan ayam (day old chicken/DOC), hingga pengolahan produk akhir agar rantai produksi lebih efisien dan berdaya saing global.
Baca juga: Larangan impor unggas RI ke Arab tidak berkaitan dengan isu halal
Melalui hilirisasi terintegrasi, pemerintah berharap Indonesia memperkuat posisi sebagai lumbung protein dunia berbasis unggas sekaligus mendorong peningkatan ekspor berkelanjutan.
"Kita kan sepakat bagaimana menjadi lumbung pangan dunia. Karbohidrat dan protein. Sekarang protein ini khususnya dari unggas sudah swasembada dan ekspor," tutur Amran.
Hilirisasi ayam secara terintegrasi dimulai di enam daerah guna memperkuat swasembada protein nasional, meningkatkan nilai tambah, serta menjaga stabilitas pasokan pangan bagi masyarakat secara berkelanjutan.
Langkah strategis itu telah ditandai dengan Groundbreaking Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Fase I di enam titik oleh Danantara yang dipusatkan di Malang, Jawa Timur.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































