WFP peringatkan El Nino berisiko perparah kerawanan pangan di Afrika

1 day ago 9

Nairobi (ANTARA) - Program Pangan Dunia (WFP) PBB pada Selasa (4/8) memperingatkan bahwa lebih dari 18 juta orang di seluruh Afrika Timur dan Selatan dapat menghadapi memburuknya kerawanan pangan akibat El Niño, yang diperkirakan akan mencapai puncaknya antara September dan Desember.

WFP menyatakan bahwa wilayah Afrika Bagian Timur dan Selatan menghadapi risiko yang signifikan, terutama karena musim hujan mendatang merupakan periode krusial bagi produksi pangan.

Negara-negara di Afrika Bagian Selatan, khususnya, sangat rentan akibat ketergantungan yang tinggi pada pertanian subsisten yang mengandalkan curah hujan.

"WFP memperkirakan bahwa negara-negara yang telah bergulat dengan kemiskinan, konflik, ketidakstabilan ekonomi, dan cuaca ekstrem yang berulang kemungkinan akan menanggung dampak terberat dari El Nino, dan bahwa dampaknya tidak akan dirasakan secara merata (di setiap negara)," menurut pernyataan badan PBB tersebut.

WFP menyatakan bahwa sejumlah negara telah mengalami curah hujan di bawah rata-rata, banjir bandang, dan suhu yang jauh di atas tingkat normal. Sementara itu, negara-negara lain diperkirakan akan menghadapi kondisi yang memburuk selama musim tanam dan musim panen mendatang.

WFP mengatakan fenomena El Nino 2015-2016 berdampak terhadap 60 juta hingga 100 juta orang. Meski demikian, analisis awal menunjukkan bahwa fenomena El Nino 2026-2027 dapat menyebabkan tambahan 49 juta orang mengalami kerawanan pangan akut pada akhir 2027.

Menurut WFP, meskipun fenomena El Nino diperkirakan mencapai puncaknya pada periode September hingga Desember, dampaknya terhadap siklus panen berikutnya diperkirakan masih akan terasa hingga 2027.

Sejak Mei, WFP menyatakan bahwa pihaknya telah mengaktifkan langkah-langkah respons antisipatif di Sudan Selatan, Chad, Mauritania, Uganda, Guatemala, dan El Salvador, dengan menyalurkan bantuan prabencana senilai lebih dari 14 juta dolar AS (1 dolar AS = Rp17.937) kepada sekitar 500.000 orang.

WFP bersama Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB telah mengeluarkan seruan bersama untuk meningkatkan pendanaan guna membantu masyarakat rentan mempersiapkan diri menghadapi El Nino. Langkah tersebut bertujuan untuk melindungi kehidupan, mata pencaharian, dan ketahanan pangan sebelum situasinya memburuk menjadi krisis kemanusiaan.

Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |