Istanbul (ANTARA) - Pihak berwenang sedang menyelidiki wabah salmonella yang terkait dengan cabai jalapeno, yang telah menyebabkan 345 orang jatuh sakit di 27 negara bagian, menurut pernyataan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS, Rabu (5/8).
CDC menyatakan bahwa cabai jalapeno tersebut dipasok oleh Coast Citrus Distributors yang berbasis di California dan didatangkan dari Meksiko. Cabai tersebut disajikan di Chipotle, Qdoba, dan restoran-restoran lainnya.
Sebanyak 36 orang telah dirawat di rumah sakit, menurut CDC. Sejauh ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa.
Menurut NBC News, Minnesota dan Colorado mencatat jumlah kasus terbanyak, masing-masing dengan 110 kasus. Illinois melaporkan 30 kasus dan Kansas 13 kasus.
Negara bagian lain yang terdampak adalah Alabama, Arkansas, California, Georgia, Indiana, Kentucky, Louisiana, Michigan, Missouri, Montana, Nebraska, North Carolina, North Dakota, Ohio, Oklahoma, South Carolina, Tennessee, Texas, Utah, Virginia, Washington, Wisconsin, dan Wyoming.
Chipotle menyatakan pada Selasa (4/8) bahwa mereka telah menghapus jalapeno dari menu mereka sebagai langkah "kehati-hatian ekstra."
Pada Rabu (5/8), Qdoba menyatakan telah "secara proaktif menghapus jalapeno dari seluruh restoran kami."
Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) menyatakan bahwa mereka mulai menyelidiki "berbagai bahan" yang terkait dengan wabah tersebut pada 22 Juli, namun belum menyebutkan nama restoran atau pemasok mana pun.
CDC menyatakan bahwa FDA sedang berupaya memastikan apakah jalapeno tersebut juga dijual di toko-toko bahan makanan.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Suplemen moringa ditarik di AS, miliki kaitan dengan wabah salmonella
Baca juga: Mencegah kontaminasi bakteri salmonella pada ayam dan daging
Baca juga: Mengenal bakteri Salmonella dan Bacillus Cereus penyebab keracunan
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































