Sebanyak 81 personel padamkan kebakaran di Kebayoran Baru Jakarta

3 hours ago 3
Sebanyak 20 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan 81 personel dikerahkan dalam penanganan kejadian tersebut.

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 81 personel pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kebakaran sebuah rumah tinggal di Jalan Hidup Baru, RT 09/RW 06, Gandaria Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Sebanyak 20 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan 81 personel dikerahkan dalam penanganan kejadian tersebut," kata Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, di Jakarta, Sabtu (22/8).

Laporan kebakaran diterima pada pukul 17.47 WIB. Petugas dari Pos Kramat Pela bersama unit lainnya tiba di lokasi pada pukul 17.50 WIB dan mulai melakukan operasi pemadaman dua menit kemudian.

Saat kejadian, warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran langsung berupaya melakukan pemadaman secara mandiri sembari menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Petugas kemudian melakukan penanganan di lokasi yang berada di kawasan padat hunian tersebut.

"Api berhasil dilokalisir pada pukul 18.15 WIB. Proses pendinginan dilakukan mulai pukul 18.26 WIB untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyebabkan kebakaran kembali," katanya.

Operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 18.58 WIB dengan status kebakaran hijau atau pemadaman telah selesai.

Adapun objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.

Berdasarkan hasil sementara petugas, dugaan penyebab kebakaran adalah fenomena kelistrikan.

Hingga operasi dinyatakan selesai, petugas tidak melaporkan adanya kendala dalam proses pemadaman.

Penanganan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan yang cukup padat, sehingga api dapat segera dilokalisir dan tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.

Baca juga: Kebakaran 15 rumah di Paseban berhasil dipadamkan

Baca juga: Wali Kota Jakpus ingatkan warga waspadai kebakaran saat kemarau

Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |