Jakarta (ANTARA) - RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkapkan kondisi psikologis Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus cukup stabil.
"Secara umum, kondisi psikologis pasien dalam keadaan cukup stabil meskipun mengalami peristiwa traumatis berat," kata Manajer Hukum dan Humas RSCM Yoga Nara dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan tim medis terus memberikan dukungan psikologis untuk memastikan pasien tetap tenang dan mampu mengikuti proses perawatan dengan optimal.
"Hingga saat ini, pasien masih berada dalam pemantauan tim medis multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, oftalmologi, serta tenaga kesehatan terkait lainnya guna memastikan proses pemulihan berjalan optimal dan berkesinambungan," tutur Yoga.
Dia juga menjelaskan kondisi luka pasien menunjukkan perbaikan, dengan sebagian besar luka telah menutup dan kering, ditutupi oleh kulit baru hasil cangkok di area wajah, leher depan, dada, sebagian pundak, dan lengan kanan.
"Rencana evaluasi luka dalam sedasi sebanyak dua kali minggu ini untuk memastikan proses penyembuhan berjalan baik, masih terdapat area kulit mati di leher belakang yang akan dibersihkan dan ditutup dengan cangkok kulit lanjutan dalam satu minggu ke depan," papar Yoga.
Baca juga: Empat personel TNI terlibat penyiraman air keras Andrie Yunus jadi tersangka
Lebih lanjut, dia menuturkan pada Sabtu (28/3), pasien menjalani operasi mata kanan untuk ketiga kalinya. Saat ini, keluhan nyeri minimal dan tidak ditemukan tanda infeksi. Selama operasi, ditemukan permukaan kornea semakin menipis dan terdapat kebocoran pada dinding bola mata.
"Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, dilakukan penambalan bola mata dengan jaringan selaput dari tungkai pasien yang kemudian ditutup dengan selaput konjungtiva. Mata kanan sengaja ditutup sementara dengan penjahitan kelopak mata untuk melindungi dan mempertahankan bentuk bola mata selama proses penyembuhan," tutur Yoga.
Dia mengungkapkan penutupan itu direncanakan berlangsung sekitar empat bulan. Setelah itu, tim medis melakukan evaluasi lanjutan untuk menentukan langkah selanjutnya.
"Pemantauan kondisi mata akan dilakukan secara berkala sesuai perkembangan pasien," ungkap Yoga.
RSCM menegaskan komitmennya untuk terus memberikan penanganan medis yang optimal, profesional, dan mengedepankan keselamatan pasien.
"Kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada tim medis dalam menangani kasus ini," tegas Yoga.
Baca juga: Polisi belum temukan keterlibatan sipil dalam penyiraman Andrie Yunus
Baca juga: KontraS tegaskan kasus Andrie Yunus harus dibawa ke peradilan umum
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































