Prabowo ungkap rumus bernegara dari mantan Gubernur NTT Ben Mboi

13 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto membagikan dua rumus penting bernegara yang diperoleh dari tokoh senior Ben Mboi untuk diterapkan dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Menjadi pemimpin sebetulnya tidak rumit. Ingat dua hal beliau sampaikan ke saya. Love your people, cintai rakyatmu. Gunakan akal sehat. Jadi kebijakan itu akal sehat," kata Prabowo dalam pidatonya di acara Peluncuran dan Bedah Buku Bahlil Lahadalia di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa penerapan gagasan tersebut menjadi pijakan utama pemerintah saat merumuskan berbagai kebijakan strategis bangsa.

"Manakala keputusan yang kita ambil adalah didasari oleh cinta kepada rakyat dan akal sehat, kita tidak akan meleset. Hasilnya akan cepat kelihatan," ujar Prabowo.

Ia mencontohkan kebijakan hilirisasi dan pemenuhan swasembada pangan sebagai langkah konkret yang mengandalkan prinsip akal sehat.

Menurutnya, pemahaman mengenai swasembada pangan merupakan hal yang sangat mendasar demi menjaga stabilitas dan keamanan suatu negara.

Selain pesan dari Ben Mboi yang dianggap Prabowo sebagai gurunya, Presiden juga mengenang nasihat dari mantan Gubernur Jawa Timur Muhammad Nur mengenai esensi tugas kepemimpinan.

"Prabowo, tugas pemimpin itu sebetulnya sederhana. Bekerja. Yen wong cilik iso gemuyu," kata Prabowo menirukan pesan Muhammad Nur.

Ia menyampaikan pesan tersebut bermakna agar pemimpin bekerja untuk membuat masyarakat paling lemah dan miskin kembali tersenyum serta optimistis.

Melalui pendekatan bernegara tersebut, Prabowo meyakini seluruh arah pembangunan nasional akan senantiasa berjalan di jalur yang benar.

Baca juga: Prabowo: Pemerintah percepat pembangunan jembatan desa

Baca juga: Prabowo resmikan acara peluncuran 10 buku karya Bahlil Lahadalia

Pewarta: Aditya Ramadhan, Putu Indah Savitri
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |