Jakarta (ANTARA) - Pengurus Besar Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (PB POBSI) menilai penyelenggaraan turnamen eksibisi di Indonesia berperan penting dalam meningkatkan kualitas atlet nasional dan mengembangkan industri biliar, kata Sekretaris Jenderal PB POBSI Achmad Fadil Nasution.
“Hal seperti ini sangat baik sekali untuk terus dilaksanakan karena berdampak terhadap perkembangan biliar, baik untuk promosi maupun peningkatan teknis dan inspirasi kepada komunitas,” kata Fadil dalam jumpa pers turnamen Pool Legacy, yang diikuti dua legenda biliar, Efren Reyes dan Francisco Bustamante, di Jakarta, Selasa.
Ia menyebut tren prestasi atlet Indonesia mulai menunjukkan perkembangan, khususnya kategori junior yang dalam beberapa kejuaraan terakhir kerap juara. Di level senior, tim Indonesia menembus final pada ajang internasional terbaru.
PB POBSI, lanjutnya, mengapresiasi pihak penyelenggara turnamen dan memastikan federasi akan terus mendorong kehadiran event internasional di Indonesia sejalan dengan komitmen Ketua Umum POBSI Hary Tanoesoedibjo.
“Kami terus mendukung, sesuai dengan komitmen Ketua Umum kami untuk membawa sebanyak mungkin event berkelas internasional di Indonesia,” katanya.
Terkait target prestasi, POBSI menyoroti hasil SEA Games terakhir, di mana Indonesia meraih dua medali perak dan tiga perunggu.
Baca juga: Dua atlet kelas dunia ramaikan ajang biliar di Jakarta
POBSI berharap pencapaian tersebut ditingkatkan pada ajang-ajang berikutnya, termasuk Asian Indoor Games di Riyadh pada Desember 2026.
Untuk menghadapi kejuaraan multi-event tersebut, PB POBSI berencana kembali mengaktifkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) setelah dibubarkan sementara.
“Pelatnas saat ini sudah dibubarkan dulu untuk persiapan multi-event dan diharapkan dapat bergabung kembali dalam waktu yang tidak terlalu lama untuk persiapan Asian Indoor di Riyadh,” ujarnya.
PB POBSI juga memaparkan agenda kompetisi nasional dan internasional yang akan digelar sepanjang tahun, termasuk Indonesia Open.
POBSI memastikan Kejuaraan Dunia biliar akan digelar di Bali dengan kontrak penyelenggaraan selama tiga tahun.
Adapun Kejuaraan Nasional akan berlangsung pada periode September–Oktober dengan mempertandingkan seluruh disiplin, mulai pool putra dan putri, junior, snooker, English billiard, hingga carom.
“Untuk Kejuaraan Nasional kami akan mempertandingkan semua disiplin karena itu adalah pertandingan multidisiplin dan multidivisi,” pungkasnya.
Baca juga: Wamenpora inginkan Carabao Open dirutinkan pacu kemajuan biliar
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































