Pemprov beri 20 hektare, minta Mensos tambah Sekolah Rakyat di Sulsel

9 hours ago 4
...Insya Allah akan dibangun untuk kapasitas 3.000 murid dan mudah-mudahan ini bisa menjadi sekolah untuk menampung anak-anak kita dari keluarga tidak mampu di Sulawesi Selatan

Jakarta (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman meminta kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) untuk menambah jumlah Sekolah Rakyat yang ada di wilayahnya.

Andi Sudirman saat mendampingi kunjungan Mensos di Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Jumat menyampaikan kesiapan Pemprov Sulsel menyediakan lahan tambahan di sekitar lokasi Sekolah Rakyat yang sudah ada.

"Kami akan men-support terus, Bapak Menteri. Lahan di sini masih bisa digunakan. Ada 20 hektare di belakang, kami bisa siapkan," kata Andi Sudirman dalam keterangan resmi.

Andi Sudirman mengatakan lahan tersebut disiapkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat dengan daya tampung yang lebih besar.

"Insya Allah akan dibangun untuk kapasitas 3.000 murid dan mudah-mudahan ini bisa menjadi sekolah untuk menampung anak-anak kita dari keluarga tidak mampu di Sulawesi Selatan," ujar Andi Sudirman.

Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul menyambut kesiapan Pemprov Sulsel. Menurutnya, penambahan satu Sekolah Rakyat permanen tersebut sangat dibutuhkan untuk menampung lebih banyak siswa.

Baca juga: Ratusan siswa Sekolah Rakyat Makassar sambut Mensos dengan "paper mob"

"Mudah-mudahan nanti kalau lahannya lebih besar, kapasitasnya juga lebih besar. Sehingga bisa menampung lebih banyak lagi anak-anak yang memang memenuhi kriteria untuk bisa sekolah di Sekolah Rakyat," lanjutnya.

Gus Ipul juga mengapresiasi dukungan Pemprov Sulsel mulai dari bupati, wali kota hingga gubernur terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat sejak program ini dimulai. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat bersama pemerintah pusat.

"Insya Allah kita akan usulkan agar bisa segera dibangun satu lagi gedung permanen Sekolah Rakyat," ucap Gus Ipul.

Dalam satu tahun perjalanan Sekolah Rakyat, Gus Ipul menyebut terdapat perkembangan yang cukup membahagiakan pada murid-murid di sana. Salah satu siswa yang menunjukkan perkembangan tersebut adalah Karmila, siswi kelas XI SRMA asal Kabupaten Jeneponto.

Baca juga: Nyaris putus sekolah, Anna kini mengejar bangku kuliah

Karmila merupakan penyandang disabilitas fisik. Ayahnya bekerja sebagai petani jagung, sementara ibunya dalam kondisi sakit.

Kemampuan itu ditunjukkan Karmila di hadapan Gus Ipul. Ia menyanyikan lagu Laskar Pelangi dan berdialog menggunakan Bahasa Inggris bersama temannya. Karmila yang baru menjalani operasi kaki sekitar dua minggu lalu juga mengaku merasakan perubahan pada dirinya.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Ipul juga disambut berbagai penampilan siswa, mulai dari paper mob yang melibatkan 190 siswa, baris variasi, karate, silat, pidato dalam Bahasa Inggris, Arab, Jepang dan Mandarin, Tari A'Bulo, Tari Empat Etnis, hingga paduan suara.

Diketahui, saat ini Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Selatan memiliki 414 siswa, terdiri atas 24 siswa SRD, 125 siswa SRMP, 120 siswa kelas X SRMA, dan 145 siswa kelas XI SRMA.

Baca juga: KSP pastikan kesiapan operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi Bandung

Baca juga: Sekolah Rakyat Medan: Membangun karakter demi masa depan siswa

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |