Moskow dukung gagasan AS terkait gencatan energi Rusia-Ukraina

4 hours ago 3

Moskow (ANTARA) - Rusia menyampaikan dukungannya terhadap gagasan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai gencatan serangan di sektor energi antara Rusia dan Ukraina.

Dalam konferensi pers pada Selasa, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia terus berkomunikasi dengan Amerika Serikat terkait inisiatif tersebut.

“Kami tentu menganggapnya sebagai gagasan yang sangat baik secara keseluruhan. Kami terus berkomunikasi dengan pemerintah Amerika. Kami akan terus menjalin komunikasi dengan mereka,” kata Peskov.

Peskov menegaskan gencatan serangan di sektor energi dan sejumlah langkah untuk memastikan operasional kilang minyak yang aman saja tidak akan menyelesaikan masalah utama yang memengaruhi pasar produk minyak global.

“Menjamin keamanan operasional kilang dan meningkatkan produksi produk minyak bumi tidak menyelesaikan masalah global. Masalah utamanya adalah ekspor produk minyak bumi ke pasar dunia,” ujarnya.

Menurut Peskov, Rusia telah melakukan langkah-langkah komprehensif untuk melindungi kilang dan fasilitas energi lainnya. Dia menambahkan bahwa pasar domestik Rusia “hampir sepenuhnya jenuh.”

Lebih lanjut Peskov menyerukan pencabutan sanksi terhadap pasokan energi. Menurutnya, langkah tersebut akan membantu meningkatkan ketersediaan produk minyak bumi di pasar global dan mendorong penurunan harga.

Baca juga: Kim Jong Un tegaskan dukungan kepada Putin dan kemenangan Rusia

“Kami bisa memenuhi, akan memenuhinya, dan sedang memenuhi pasar domestik. Namun, untuk pasar global, persoalannya bukan produksi,” katanya.

Pejabat itu lebih lanjut mengatakan bahwa akses yang lebih luas bagi produk minyak bumi Rusia ke pasar internasional juga memerlukan pelayaran komersial yang aman bagi kapal-kapal tanker minyak.

Namun, dia mengatakan Kyiv tidak bersedia memberikan jaminan tersebut. Peskov menyebut kapal-kapal Rusia dan negara lain telah terdampak, sementara orang-orang dari berbagai kewarganegaraan tewas.

Mengenai kemungkinan dimulainya kembali pasokan gas Rusia ke Eropa, Peskov mengatakan Moskow dapat mempertimbangkannya jika pengiriman tersebut menguntungkan secara ekonomi dan volume yang memadai.

Adapun terkait laporan bahwa Duta Besar Rusia untuk Denmark telah dipanggil terkait insiden yang melibatkan helikopter militer Denmark, Peskov menolak berkomentar dengan alasan belum mengetahui detailnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Denmark menuduh suar sinyal ditembakkan ke arah helikopter militer Denmark dari sebuah fregat Rusia yang beroperasi di perairan internasional.

Sedangkan terkait pernyataan Menteri Angkatan Udara AS Troy Meink bahwa Amerika Serikat memiliki senjata orbital yang mampu mengendalikan ruang angkasa, Peskov mengatakan Rusia akan terus memperjuangkan sikapnya menentang penempatan senjata di luar angkasa.

Dia juga mengatakan Rusia akan mengupayakan dukungan internasional yang luas untuk demiliterisasi ruang angkasa secara menyeluruh.

“Kami meyakini bahwa ruang angkasa harus tetap bebas dari senjata,” kata Peskov.

Sumber: Anadolu

Baca juga: BRICS terima kasih ke Rusia karena adakan pertemuan NDB di Moskow

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |