Laporan ungkap Netanyahu dan Lindsey Graham bersekongkol lemahkan ICC

1 week ago 17

Istanbul (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dan Senator Amerika Serikat Lindsey Graham yang telah meninggal dunia diam-diam bersekongkol mendiskreditkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) AS 2024, menurut laporan The New York Times pada Rabu (29/7).

Rekaman yang didapat sutradara asal Inggris Alex Holder mengungkapkan bahwa Netanyahu meminta surat bipartisan AS dari Partai Republik dan Partai Demokrat untuk memprotes perintah penahanan ICC terhadap dirinya.

Pentolan rezim zionis Israel tersebut menyarankan agar mereka memanfaatkan dugaan pelecehan seksual terhadap Jaksa ICC Karim Khan untuk "menodai" lembaga tersebut.

Sebelumnya, Jumat (24/7), negara-negara anggota ICC sepakat mencopot Karim Khan dari posisinya atas dugaan pelecehan seksual. Khan terus membantah tuduhan tersebut.

Baca juga: Trump dukung adik perempuan Lindsey Graham gantikan posisi di senat

Lindsey Graham pun "dapat" menggandeng senator Richard Blumenthal dan Ben Cardin dari Partai Demokrat untuk upaya tersebut. Graham lantas melapor kepada Netanyahu bahwa mereka telah dapat dukungan senator itu.

"Kita dapatkan mereka berdua," kata Graham kepada Netanyahu.

Graham pun lalu meminta Netanyahu secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada senator Partai Demokrat tersebut serta menyampaikan komitmen terhadap normalisasi hubungan Israel dan Arab Saudi sebagai iming-iming agar mereka mau terus mendukungnya.

Hasilnya, surat bipartisan yang dirilis pada 1 November 2024 itu mengungkit dugaan pelecehan seksual Karim Khan dan menuding ICC gagal mematuhi hukum dengan membatalkan pertemuan dengan pejabat Israel sebelum mengajukan perintah penangkapan.

Pada bulan yang sama, ICC menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Netanyahu dan bekas pejabat pertahanan rezim zionis, Yoav Gallant, atas dugaan kejahatan perang di Jalur Gaza yang telah menyebabkan tewasnya 73.000 orang lebih.

Sumber: Anadolu

Baca juga: South Carolina tunjuk kerabat Lindsey Graham lanjutkan sisa jabatan

Baca juga: Jaksa ICC Karim Khan dicopot terkait dugaan kekerasan seksual

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |