Makassar (ANTARA) - Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar kongres perdana Majelis Guru Besar Kedokteran Gigi Indonesia (MGBKGI) yang fokus memperkuat kepemimpinan akademik, riset, dan inovasi berdampak, khususnya bidang kesehatan.
Ketua Panitia Kongres MGBKGI Prof Rahmi Amtha di Makassar, Jumat, mengatakan kemajuan ilmu pengetahuan memerlukan sinergi yang lebih erat antar-institusi.
Kolaborasi tersebut diharapkan melahirkan inovasi, memperluas dampak penelitian, serta mempercepat pengembangan pendidikan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman.
"Komitmen ini tidak hanya memperkuat jejaring akademik, tetapi juga mendorong lahirnya riset yang memberikan manfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan tinggi, dan kesehatan masyarakat," kata Rahmi yang juga merupakan guru besar kedokteran gigi Universitas Trisakti, Jakarta.
Ketua MGBKGI Prof drg Muhammad Ruslin menjelaskan kongres dirancang dengan pendekatan "scientific vacation".
Para guru besar dapat berdiskusi dalam suasana yang lebih cair di luar rutinitas akademik yang padat.
Ia menjelaskan target publikasi, penelitian, serta berbagai luaran akademik sering kali membatasi kesempatan membangun komunikasi lintas institusi.
Baca juga: Unpatti-University of Malaya kerja sama bidang kedokteran gigi
Melalui forum ini, dia berharap, para peserta dapat berjejaring dan merumuskan gagasan riset yang lebih relevan terhadap kebutuhan masyarakat dan target pengembangan perguruan tinggi.
Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI) Prof drg Suryono yang mengajak seluruh fakultas kedokteran gigi di Indonesia meninggalkan pola kompetisi yang bersifat eksklusif dan mengedepankan kerja sama.
"Persaingan harus diubah menjadi kolaborasi. Tidak boleh ada fakultas kedokteran gigi berjalan sendiri. Standar mutu dan standar pendidikan harus tumbuh bersama dari Sabang sampai Merauke," ujar Suyono, yang juga merupakan Dekan FKG Universitas Gadjah Mada ini.
Tenaga Ahli Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Tri Hanggono Achmad menegaskan guru besar memegang peran penting sebagai penggerak ilmu pengetahuan sekaligus penjaga mutu pendidikan tinggi.
Baca juga: Unand-Cobra Dental Indonesia perkuat pendidikan-riset kedokteran gigi
Baca juga: ULM raih akreditasi Unggul untuk Prodi Kedokteran Gigi
Pewarta: Abdul Kadir
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































