Khofifah upayakan helikopter "water bombing" beroperasi di Bromo besok

1 day ago 3

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengupayakan helikopter pengebom air atau water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bisa beroperasi melakukan upaya pemadaman kebakaran di Bromo, pada Jumat (7/8).

Khofifah di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, mengatakan, sebelum bergerak ke Bromo helikopter water bombing diperkirakan akan mendarat terlebih dahulu di Bandara Juanda sebelum diberangkatkan ke kawasan Bromo.

"Komunikasi terus dilakukan karena posisinya ini di Kalimantan, saya memahami mereka juga membutuhkan. Insyaa Allah helikopter bantuan dari BNPB besok pagi sudah di sana," kata Khofifah.

Dia menyampaikan saat ini proses penanganan kebakaran terus dilakukan menggunakan drone water spray dengan daya angkut air 150 liter.

Drone tersebut dipastikannya telah dioperasionalkan melakukan upaya pemadaman.

"Area yang dilintasi drone memang membutuhkan izin supaya ketika bekerja tidak ada yang mengganggu," ujar dia.

Kendati demikian, ia menyampaikan bahwa proses pemadaman ini tidak cukup hanya dengan pesawat nir awak karena membutuhkan unit yang mampu menampung air lebih banyak lagi.

Oleh karena itu, Khofifah menilai keberadaan helikopter pengebom air begitu dibutuhkan sehingga operasi penanganan kebakaran di Bromo mampu berjalan lebih efektif.

"Karena kan volume air yang bisa kami gunakan untuk melakukan pemadaman itu lebih besar," ujarnya.

Dia memastikan, seluruh petugas gabungan yang berada di lapangan terus berusaha memadamkan kobaran api, kemudian melakukan pembasahan lokasi untuk meminimalkan potensi meluasnya titik kebakaran.

Khofifah berharap penanganan manual dari petugas yang dibarengi penggunaan teknologi modern mampu mempercepat proses pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo.

Sebelumnya, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, pada Rabu (5/8), menyatakan, pihaknya menyiapkan dua unit helikopter pengebom air untuk mempercepat pemadaman kebakaran di kawasan Gunung Bromo.

Pengerahan helikopter pengebom air karena lokasi kebakaran memiliki medan berat yang sulit dijangkau oleh petugas gabungan.

Baca juga: BNPB siapkan helikopter "water bombing" tangani kebakaran di Bromo

Baca juga: Karhutla di Gunung Bromo belum padam dengan luas lahan terbakar 10 ha

Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |