Jakarta (ANTARA) - Sehari menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia, sebanyak 16.913 tiket KA Jarak Jauh kelas ekonomi komersial dengan diskon 17% telah terjual hingga 16 Agustus 2026 pukul 09.30 WIB. Program tersebut masih dapat dimanfaatkan untuk keberangkatan pada 17 Agustus 2026 selama alokasi promo tersedia.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan momentum Kemerdekaan memberi banyak alasan bagi masyarakat untuk bepergian, mulai dari bertemu keluarga, berwisata, hingga mengikuti berbagai kegiatan di kota tujuan.
“Setiap orang punya rencana perjalanan yang berbeda pada 17 Agustus. Kami ingin memberi tambahan pilihan agar masyarakat dapat menyusun perjalanan sesuai kebutuhan dan agenda masing-masing,” ujar Bobby.
Menurut Bobby, perkembangan pemesanan promo tersebut berjalan bersamaan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama akhir pekan Kemerdekaan. Keduanya berasal dari pencatatan yang berbeda, karena promo 17% secara khusus berlaku untuk KA Jarak Jauh kelas ekonomi komersial pada 17 Agustus 2026.
“Promo ini punya cakupan tersendiri, sementara perjalanan long weekend mencakup lebih banyak layanan dan tanggal keberangkatan termasuk KA Ekonomi PSO yang juga memiliki tarif terjangkau. Keduanya sama-sama memberi gambaran mengenai antusiasme masyarakat bepergian pada momentum Kemerdekaan,” kata Bobby.
Program diskon 17% masih dapat dipesan melalui Access by KAI dan kanal resmi penjualan tiket KAI selama alokasi tarif promo tersedia.
Pada periode yang sama, pemesanan perjalanan KA Jarak Jauh dan KA Lokal yang dikelola KAI juga terus berlangsung. Hingga 16 Agustus 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 706.908 tiket telah dipesan untuk keberangkatan 14–17 Agustus 2026, dari kapasitas 658.671 tempat duduk. Tingkat okupansi pemesanan tercatat 107,32%.
Jumlah pemesanan tersebut masih akan bertambah seiring penjualan tiket untuk keberangkatan 16 dan 17 Agustus 2026 yang masih berlangsung.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan, berdasarkan tanggal keberangkatan, tercatat 190.359 tiket untuk 14 Agustus, 202.326 tiket untuk 15 Agustus, 162.160 tiket untuk 16 Agustus, dan 152.063 tiket untuk 17 Agustus 2026.
“Pemesanan tertinggi sementara tercatat pada keberangkatan 15 Agustus. Setelah itu, volumenya masih tinggi hingga Hari Kemerdekaan. Pola ini menunjukkan perjalanan masyarakat tersebar cukup merata sepanjang akhir pekan,” ujar Anne.
Aktivitas tersebut juga terlihat dari stasiun keberangkatan. Pasar Senen mencatat volume pemesanan tertinggi sebanyak 48.540 tiket, diikuti Yogyakarta 46.327 tiket, Gambir 45.428 tiket, Semarang Tawang 29.204 tiket, dan Surabaya Gubeng 25.528 tiket.
Dari sisi relasi, Yogyakarta–Gambir menjadi relasi dengan pemesanan tertinggi sebanyak 10.176 tiket, disusul Gambir–Yogyakarta 9.977 tiket, Gambir–Semarang Tawang 7.361 tiket, Semarang Tawang–Gambir 7.147 tiket, serta Lempuyangan–Pasar Senen 6.907 tiket.
Sementara pada kelompok KA komersial, Joglosemarkerto mencatat volume pemesanan tertinggi selama periode 14–17 Agustus 2026 sebanyak 17.721 tiket. Berikutnya Sancaka 15.095 tiket, Pangrango 14.995 tiket, Ambarawa Ekspres 14.902 tiket, dan Parahyangan 14.328 tiket.
“Sebaran pemesanan ini memperlihatkan bahwa perjalanan pada akhir pekan Kemerdekaan berlangsung di berbagai lintas. Ada arus kuat antarkota besar, sekaligus perjalanan regional yang juga cukup tinggi. KAI terus menyesuaikan kesiapan pelayanan dengan pola tersebut,” kata Anne.
Tingkat okupansi yang berada di atas 100% dimungkinkan pelanggan dinamis dengan pola perjalanan pelanggan yang naik dan turun di stasiun antara. Dalam satu lintas, satu tempat duduk dapat kembali digunakan oleh pelanggan berikutnya setelah pelanggan sebelumnya turun.
Memasuki 17 Agustus 2026, masyarakat juga dapat menikmati tarif Rp8 pada LRT Jabodebek dan sebagian besar layanan Commuter Line.
KAI mengimbau pelanggan untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan, stasiun asal, serta ketersediaan tiket sebelum bepergian. Informasi perjalanan dapat diakses melalui Access by KAI dan kanal resmi KAI di Contact Center KAI 121 atau WhatsApp resmi di 0811-2223-3121.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































