Hutama Karya: Tol didarati pesawat tempur optimalisasi infrastruktur

6 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - PT Hutama Karya (Persero) mengungkapkan pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat pascakeberhasilan uji coba pendaratan dan lepas landas pesawat tempur TNI AU di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Ruas Terpeka merupakan optimalisasi infrastruktur.

“Pemanfaatan ruas jalan tol sebagai landasan darurat merupakan bentuk optimalisasi infrastruktur untuk kepentingan negara," ujar EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Mardiansyah dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Ruas Jalan Tol Terpeka (Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung) dimanfaatkan sebagai lokasi pelaksanaan uji coba pendaratan pesawat tempur dalam rangka penguatan kesiapan operasional landasan darurat guna mendukung pertahanan negara.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pendaratan pesawat tempur pertama yang dilaksanakan pada ruas jalan tol di Indonesia.

Uji coba ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kesiapsiagaan nasional melalui optimalisasi infrastruktur strategis. Peran perusahaan dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Hutama Karya untuk berpartisipasi dalam program strategis nasional.

Baca juga: Kemenhan siapkan peta jalan tol dirancang sebagai landasan darurat

"Hutama Karya mendukung sinergi lintas sektor dalam memperkuat kesiapsiagaan nasional, dengan tetap memastikan standar keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional terpenuhi secara optimal,” kata Mardiansyah.

Terkait dengan penyesuaian infrastruktur, pada median jalan akan dilakukan perubahan desain dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan pengguna jalan tol.

Hutama Karya menginformasikan bahwa segmen Ruas Jalan Tol Terpeka Gerbang Tol Lambu Kibang (KM 202+036) hingga Gerbang Tol Simpang Pematang (KM 239+907) kembali beroperasi secara normal mulai 11 Februari 2026 pukul 15.00 WIB.

“Dengan dibukanya kembali segmen tersebut, operasional jalan tol telah berjalan normal dan dapat dilintasi sesuai ketentuan yang berlaku. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kenyamanan bersama,” kata Mardiansyah.

Sebagai informasi, TNI AU menggelar uji coba pendaratan dua pesawat tempur yakni EMB-314 Super Tucano dan F-16, pertama kali di JTTS Ruas Terpeka KM228-KM231 Provinsi Lampung.

Wakil Menteri Pertahanan Marsekal Madya TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto mengatakan uji coba pendaratan pesawat tempur berjalan sukses. Begitu pula dengan lepas landasnya berjalan aman. Uji coba ini menjadi yang pertama dilakukan di jalan tol di Indonesia.

Baca juga: Wamen PU: Jalan tol strategis usai berhasil didarati jet tempur

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |