Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa hukum telah terjadi pada Kamis (23/7), mulai dari BNN musnahkan 3,37 ton barang bukti narkoba, hingga KemenHAM kecam pembunuhan warga sipil di Yahukimo, berikut lima berita pilihan untuk Anda baca ulang pada pagi ini.
1. BNN musnahkan 3,37 ton barbuk narkotika pada peringatan HANI 2026
Badan Narkotika Nasional (BNN) RI melakukan pemusnahan 3,37 ton dan 2,64 liter barang bukti hasil pengungkapan lima kasus tindak pidana narkotika pada Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis.
Deputi Bidang Pemberantasan BNN RI Inspektur Jenderal Polisi Aswin Sipayung mengatakan pemusnahan dilakukan sebagai wujud komitmen dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Selengkapnya baca di sini.
2. Hotman Paris nyatakan mundur dari posisi kuasa hukum Febrie Adriansyah
Pengacara Hotman Paris Hutapea menyatakan mundur dari posisi sebagai kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
“Saya sudah dari dua hari lalu sudah kasih tahu ke klien saya, Febrie, sekarang jadi mantan Jampidsus, saya mengundurkan diri,” katanya di Jakarta, Kamis.
Selengkapnya baca di sini.
3. KemenHAM kecam pembunuhan warga sipil di Yahukimo
Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) mengecam dugaan pembunuhan terhadap warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, serta mendorong seluruh pihak menahan diri untuk mencegah bertambahnya korban di tengah eskalasi konflik bersenjata di wilayah tersebut.
Juru Bicara KemenHAM Thomas Harming Suwarta dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan dugaan peristiwa itu mencuat setelah beredarnya video di media sosial yang memperlihatkan aksi penembakan terhadap warga sipil.
Selengkapnya baca di sini.
4. Rumah kedua Bupati Lombok Barat digeledah KPK
Rumah kedua Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang berada dekat dengan rumah pertama di Jalan Mutiara, BTN Belencong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, turut digeledah tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis malam.
Dari pantauan, sebagian tim KPK nampak keluar sekitar pukul 21.00 Wita, dari rumah pertama di Jalan Mutiara, nomor M.18, berjalan kaki menuju rumah kedua yang berjarak empat rumah dengan nomor P. 1.
Selengkapnya baca di sini.
5. Menkum tunggu pembahasan di DPR atas RUU Perampasan Aset
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan pemerintah menunggu kelanjutan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset di DPR, seraya menegaskan pemerintah telah memiliki pandangan terhadap rancangan regulasi tersebut.
Supratman di Jakarta, Kamis, mengatakan RUU Perampasan Aset masih berada dalam tahapan penghimpunan aspirasi masyarakat sebagai bagian dari proses legislasi di DPR karena merupakan usul inisiatif parlemen.
Selengkapnya baca di sini.
Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































