Gubernur Sumut: Perawatan pasien terduga korban MBG di RSCM Jakarta

11 hours ago 8

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyatakan perawatan terhadap pasien terduga korban Makan Bergizi Gratis (MBG) asal Kabupaten Karo, Sumut, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasien mendapat pemeriksaan, dan penanganan medis lebih lanjut secara optimal," ucap Bobby setelah mengantarkan kedua pasien di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Sabtu.

Gubernur mengatakan, kedua pasien asal Karo tersebut diberangkatkan menggunakan pesawat komersial dengan didampingi oleh masing-masing orang tua.

Selain itu, juga tenaga medis untuk memastikan kondisi kedua pasien terpantau selama perjalanan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.

"Ini kita lakukan sebagai bagian upaya pemerintah memastikan terduga korban mendapat pelayanan kesehatan secara optimal," kata Bobby.

Baca juga: Gubernur Sumut minta publik berhenti komentari korban MBG di Karo

Selain itu, lanjut dia, pihak keluarga pasien meminta agar kedua siswi ini mendapatkan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut di Jakarta juga menjadi perhatian pemerintah pusat.

"Jadi kedua pasien hati ini dibawa ke Jakarta atas arahan Bapak Wakil Presiden agar penanganan lebih optimal,” katanya.

Gubernur juga meminta, tim medis RSCM Jakarta agar melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kedua pasien itu.

Termasuk, apabila kedua pasien membutuhkan penanganan psikologis karena aspek kesehatan mental penting dalam proses penyembuhan, dan tidak boleh diabaikan.

Data Dinas Kesehatan Provinsi Sumut menyebut, 361 siswa SMA Negeri 1 Berastagi beserta SMA dan SMK Swasta Bersama di Kabupaten Karo diduga mengalami keracunan massal setelah menyantap menu MBG di Berastagi, Kabupaten Karo, pada Kamis (13/8).

Baca juga: Wapres Gibran kunjungi dua siswa diduga keracunan MBG di Berastagi

Sebanyak 361 siswa itu dirawat pada empat rumah sakit dan satu klinik dengan rincian 270 pasien rawat inap, 89 pasien rawat jalan, seorang pasien rawat inap di rumah sakit swasta di Medan, dan seorang pasien di RSU Haji Medan.

"Kalau memang perlu diobati secara fisik maupun psikis, kita lakukan. Permintaan anak juga harus kita dengarkan. Jangan sampai kondisi yang ada semakin mengganggu mental anak,” ujar Bobby.

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka telah melihat langsung perkembangan kondisi kesehatan kedua pasien dirawat di Rumah Sakit (RS) Amanda Berastagi, dan RS Efarina Etaham Berastagi.

Kedua rumah sakit swasta tersebut merupakan tempat kedua pasien, yakni Febiona Br Purba, dan Agnesia Parulina Br Slitonga Febiola menjalani perawatan medis.

"Kedatangan saya kemari untuk memastikan anak bapak ibu bisa sembuh dan bersekolah kembali. Mendapatkan pelayanan kesehatan, dan obat-obatan terbaik," kata Wapres Gibran didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution di RS Efarina Etaham Berastagi, Jumat (11/9).

Baca juga: Kemenkes upayakan penanganan optimal untuk kasus FP keracunan di Karo

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |