Jakarta (ANTARA) - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur digital yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.
“Saya senang sekali dengan adanya roadmap ini supaya infrastruktur kita bukan sekadar asal jalan, namun juga berguna bagi masyarakat,” katanya dalam acara Peluncuran Buku Peta Jalan (Roadmap) Infrastruktur Digital Indonesia 2026-2030, dari keterangan resmi, Jakarta, Kamis.
Buku peta jalan yang diluncurkan oleh Bappenas dan kementerian/lembaga terkait berfungsi sebagai panduan strategis dan teknokratis untuk memperkuat pembangunan infrastruktur digital yang mendukung transformasi dan ekonomi digital menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dokumen ini menjadi referensi penting bagi penyusunan kebijakan, perencanaan investasi, penguatan regulasi, dan pengembangan kelembagaan demi mewujudkan ekosistem digital nasional yang inklusif, aman, tangguh, dan berdaulat.
“Kita berharap infrastruktur digital yang disiapkan oleh Kementerian PPN/Bappenas bersama K/L lain dapat kita gunakan untuk kepentingan bangsa Indonesia mencapai Indonesia Emas tahun 2045,” ujar Menteri PPN.
Baca juga: Digitalisasi Perlinsos jadi awal infrastruktur publik digital nasional
Baca juga: Kesiapan infrastruktur digital Indonesia dapat pengakuan internasional
Deputi Bidang Ekonomi dan Transformasi Digital Kementerian PPN/Bappenas Vivi Yulaswati menambahkan bahwa era digitalisasi menuntut Indonesia untuk bersiap dalam mengembangkan infrastruktur digital.
“Infrastruktur digital merupakan kunci berjalannya ekonomi digital yang akan mendongkrak produktivitas dan peningkatan kesejahteraan,” ucap Vivi.
Penyusunan buku peta jalan ini juga menjadi upaya untuk memastikan pembangunan infrastruktur digital tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat, industri, dan pemerintah.
“Roadmap ini bukan hanya sekadar dokumen, namun kontrak kepada masyarakat agar pada empat sampai lima tahun ke depan, kualitas hidup masyarakat bisa menjadi lebih baik terutama melalui proses digitalisasi,” ungkap dia.
Baca juga: Menkomdigi: Konektivitas digital harus ciptakan pertumbuhan masyarakat
Baca juga: BPI Danantara: Kedaulatan digital jadi katalis pertumbuhan industri
Pewarta: M Baqir Idrus Alatas
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































