AS sebut jalur sementara Hormuz tak akan dipungut biaya

22 hours ago 4

Washington (ANTARA) - Pemerintah Amerika Serikat menyatakan setiap jalur pelayaran sementara di Selat Hormuz akan dibuka tanpa memerlukan izin maupun pungutan biaya berdasarkan kesepakatan antara Iran dan Oman.

Pernyataan itu disampaikan seorang pejabat AS kepada NewsNation, Kamis (6/8), di tengah laporan mengenai kemajuan perundingan antara Iran dan Oman terkait pembukaan kembali jalur pelayaran tersebut.

Sebelumnya, stasiun televisi Al-Hadath melaporkan, dengan mengutip sumber senior, Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai pembukaan penuh Selat Hormuz yang kini masih menunggu persetujuan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Pengumuman resmi mengenai kesepakatan itu diperkirakan akan disampaikan dalam beberapa hari mendatang. Laporan tersebut juga menyebut kedua negara tidak berencana mengenakan biaya kepada kapal yang melintasi jalur perairan itu.

Baca juga: Parlemen Iran kaji RUU larang AS-Israel lewat Selat Hormuz

"Setiap jalur sementara akan dibuka tanpa hambatan, yang berarti tidak ada persetujuan, izin, maupun pungutan biaya. Selat Hormuz adalah jalur perairan internasional dan tidak ada pihak yang mengendalikan jalur pelayaran atau hak untuk melintasinya," kata pejabat tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Minggu (2/8), mengatakan pihaknya menangguhkan rencana serangan terhadap Iran setelah muncul prospek tercapainya kesepakatan damai.

Menurut Trump, kesepakatan itu mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz dan pengaturan terkait program nuklir Iran.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Asosiasi pelayaran desak PBB tolak penerapan biaya lintas di Hormuz

Baca juga: Iran sebut capai kata mufakat dengan Oman soal pelayaran Selat Hormuz

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Fransiska Ninditya
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |