Presiden RI sumbang sapi kurban satu ton untuk masyarakat Simeulue 

2 hours ago 4

Banda Aceh (ANTARA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyumbangkan hewan kurban untuk masyarakat Kabupaten Simeulue pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi berupa sapi dengan berat mencapai satu ton lebih atau 1.020 kilogram.

Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Simeulue Syuhelmi di Simeulue, Minggu, mengatakan sapi kurban Presiden RI tersebut dikirim dari Gampong Berneut, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh.

Baca juga: Sapi kurban presiden untuk warga Pulau Terluar Indonesia

"Sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto tersebut sudah berada di Pulau Simeulue yang dikirim melalui jalur laut dari Kabupaten Aceh besar," kata Syuhelmi.

Ia mengatakan sapi kurban tersebut dalam kondisi sehat. Sapi tersebut dalam penjagaan serta perawatan petugas dan ditempatkan di tempat khusus di kompleks Masjid Tgk Khalilullah Simeulue.

Rencananya, kata Syuhelmi, sapi kurban Presiden RI tersebut setelah disembelih oleh panitia yang telah ditunjuk, dagingnya dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

"Bantuan hewan kurban ini merupakan upaya pemerintah pusat mendukung kebutuhan masyarakat menjelang perayaan keagamaan. Sekaligus mendorong peran serta peternak lokal dalam penyediaan hewan kurban berkualitas," kata Syuhelmi.

Baca juga: Presiden Prabowo sumbang 17 sapi untuk 11 kabupaten kota di Maluku

Baca juga: Sumsel terima 18 sapi kurban bantuan Presiden Prabowo

Kabupaten Simeulue merupakan wilayah kepulauan terluar di Provinsi Aceh. Pulau Simeulue berada di Samudra Hindia yang jaraknya sekitar 180 mil laut dari pesisir barat Pulau Sumatera.

Kabupaten Simeulue merupakan pemekaran dari Kabupaten Aceh Barat sejak tahun 1999. Kabupaten Simeulue memiliki 10 kecamatan dengan 138 gampong atau desa yang dihuni sekitar 96 ribuan jiwa.

Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |