Pembinaan akuatik terbantu kehadiran kolam baru berstandar dunia

1 day ago 3

Jakarta (ANTARA) - Ketua Harian Pengurus Besar Akuatik Indonesia Harlin E. Rahardjo mengatakan kehadiran kolam renang baru berstandar World Aquatics di Athlon Sawangan, Depok, Jawa Barat dapat mendukung pembinaan atlet sekaligus memperkuat ekosistem olahraga akuatik nasional.

Harlin menilai fasilitas tersebut tidak hanya mendukung perkembangan atlet, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pelatih, penyelenggara kompetisi, dan pelaku industri olahraga.

“Kolam renang ini memang dibangun sesuai standar World Aquatics. Dengan adanya fasilitas seperti ini, bukan hanya atlet yang akan berkembang, tetapi juga pelatih, penyelenggara event, hingga para pelaku industri olahraga,” kata Harlin dalam keterangan resminya seusai peresmian Athlon Sawangan di Depok, Sabtu.

Kolam renang berukuran Olimpiade tersebut berada di kawasan olahraga Athlon Sawangan, Bojongsari, Kota Depok.

Harlin optimistis keberadaan fasilitas berstandar internasional dapat mendukung lahirnya lebih banyak atlet akuatik yang mampu mengharumkan nama Indonesia pada berbagai kompetisi internasional.

Menurut dia, atlet akuatik berprestasi berpeluang memberikan kontribusi besar terhadap perolehan medali Indonesia pada ajang multievent.

“Kalau kita memiliki satu atau dua atlet yang benar-benar berprestasi, mereka bisa menyumbangkan lebih dari lima medali emas pada ajang multievent. Itu tentu akan menjadi kontribusi besar bagi Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Oceanman Bali diapresiasi perkuat posisi destinasi sport tourism

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Marciano Norman menyambut positif bertambahnya fasilitas olahraga berstandar internasional untuk mendukung pembinaan atlet Indonesia.

“Kehadiran fasilitas ini membuat kita sangat optimistis. Di sini telah tersedia gedung pembinaan gimnastik berstandar internasional dan kolam renang berstandar internasional,” kata Marciano.

Ia meyakini fasilitas tersebut dapat menjadi tempat lahirnya atlet-atlet yang kelak memperkuat Indonesia dalam berbagai kejuaraan.

“Saya yakin dari Athlon Sawangan akan lahir atlet-atlet masa depan Indonesia,” ujarnya.

Kolam renang itu merupakan bagian dari kawasan olahraga seluas sekitar 15 hektare yang dikembangkan PT Bakrieland Development Tbk. Selain fasilitas akuatik, kawasan tersebut memiliki gedung gimnastik berstandar internasional.

Presiden Direktur PT Bakrieland Development Tbk Resza Adikreshna mengatakan pengembangan kawasan tersebut diarahkan untuk membangun sistem pembinaan atlet yang terintegrasi.

“Kami ingin kawasan ini menjadi ekosistem olahraga baru yang mampu menciptakan sekaligus membina bintang-bintang olahraga masa depan,” kata Resza.

Fasilitas untuk cabang bulu tangkis, bola basket, tenis, dan pickleball juga direncanakan dibangun secara bertahap untuk melengkapi kawasan tersebut.

Baca juga: Perenang hadapi tantangan laut terbuka di Oceanman Bali 2026

Baca juga: PB Akuatik jadikan kompetisi Asia batu loncatan pembinaan atlet

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |