China tingkatkan perlindungan jendela wahana Antariksa Shenzhou-23 terhadap risiko benturan puing-puing luar angkasa

4 hours ago 4

Jiuquan (ANTARA) - Wahana antariksa berawak Shenzhou-23, yang dijadwalkan diluncurkan pada Minggu (24/5), telah ditingkatkan secara adaptif dengan perlindungan kaca jendela yang lebih baik terhadap risiko benturan dengan puing-puing luar angkasa, sehingga meningkatkan ketahanannya terhadap ancaman tersebut, demikian diumumkan oleh Badan Antariksa Berawak China (China Manned Space Agency/CMSA) dalam konferensi pers pada Sabtu (23/5).

Peningkatan ini dilakukan setelah kaca jendela kapsul pembawa pulang (return capsule) wahana antariksa Shenzhou-20 diduga terkena benturan puing-puing luar angkasa selama misinya.

Menurut Juru Bicara (Jubir) CMSA Zhang Jingbo, misi peluncuran darurat pertama China dalam sejarah program berawaknya, yang dilakukan pada akhir tahun lalu, berhasil diselesaikan hanya dalam waktu 20 hari. Keberhasilan misi ini menawarkan pengalaman praktis yang berharga untuk misi di masa mendatang.

Ketiga astronaut Shenzhou-20 kembali dengan selamat menggunakan wahana antariksa Shenzhou-21 pada 14 November 2025. Pada 25 November tahun lalu, China meluncurkan wahana antariksa Shenzhou-22 untuk menyediakan wahana pembawa pulang bagi ketiga astronaut Shenzhou-21, yang saat ini berada di orbit.

Kapsul pembawa pulang dari wahana antariksa Shenzhou-20, yang tidak membawa astronaut, mendarat dengan selamat di lokasi pendaratan di China utara pada 19 Januari tahun ini.

Zhang mengatakan misi ini sepenuhnya memvalidasi strategi "cadangan bergulir", dengan satu kombinasi wahana antariksa dan roket yang ditugaskan untuk peluncuran, dan kombinasi lain yang dimaksudkan sebagai cadangan untuk setiap misi.

Menghadapi keadaan darurat yang tak terduga, sumber daya dengan cepat dimobilisasi, rencana pemulangan awak dan peluncuran darurat dirumuskan, dan para astronaut berhasil dipulangkan sementara wahana antariksa cadangan berlabuh di stasiun antariksa, membuktikan efektivitas strategi tersebut untuk operasi stasiun antariksa jangka panjang dan menawarkan model untuk respons darurat internasional, kata Zhang.

Misi ini juga memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang risiko puing-puing luar angkasa dan persyaratan perlindungan orbit, tambah Zhang.

Pewarta: Xinhua
Editor: Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |