Yudha: Peluang terbesar kami lewat serangan cepat guna lawan Australia

1 week ago 9
Soal skill individu ya bisa dibilang mereka lebih bagus, jadi peluang yang bisa kami ambil adalah melalui kerja sama untuk fast break, sebelum semua pemain Australia berada di area pertahanannya untuk bertahan

Jakarta (ANTARA) - Pemain tim nasional bola basket putra Indonesia Yudha Saputera mengatakan peluang terbesar skuad Garuda untuk menang melawan Australia, pada Kamis (20/2), dalam pertandingan FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers Windows 3, adalah melalui serangan cepat.

Menurut dia, untuk melawan pemain dengan ukuran tubuh yang besar atau tinggi, dibutuhkan kecepatan yang lebih bagus guna mengimbanginya, sehingga pilihan itu yang akan coba diupayakan oleh skuad Merah Putih.

"Soal skill (kemampuan) individu ya bisa dibilang mereka lebih bagus, jadi peluang yang bisa kami ambil adalah melalui kerja sama untuk fast break (serangan cepat), sebelum semua pemain Australia berada di area pertahanannya untuk bertahan," kata point guard andalan Prawira Bandung dan timnas tersebut, di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Yudha yakin strategi Coach Ahang efektif lawan Australia dan Korsel

Ia menjelaskan, timnya tidak bisa mengandalkan permainan dari kemampuan per individu, karena dari sisi fisik saja sudah kalah dari calon lawannya nanti.

Meski begitu, dia optimistis dengan bergabungnya center Lester Prosper untuk kualifikasi kali ini.

Sebab, paint area akan lebih terjaga, begitu juga untuk membantu penyerangan.

"Yang pasti Prosper bakalan banyak berkontribusi, bakalan banyak efek positif untuk kami, karena dia bisa bermain di sisi dalam maupun luar, jadi kami bisa pick and role," ujar pemain yang membawa Indonesia meraih emas SEA Games Vietnam 2021 itu.

Baca juga: Ari Daffa gantikan posisi Vincent untuk kualifikasi FIBA Asia Cup 2025

Tim nasional bola basket putra Indonesia telah berangkat ke Australia pada Senin (17/2), guna bertanding melawan Australia untuk FIBA Asia Cup 2025 Qualifiers Windows 3, pada 20 Februari mendatang.

Kemudian, tiga hari setelahnya atau Minggu (23/2), Indonesia menjamu Korea Selatan di Indonesia Arena, Jakarta.

Pada event tersebut, skuad asuhan Johannis Winar atau yang kerap disapa Coach Ahang, berada dalam grup A bersama dengan Thailand, Australia, dan Korsel.

Skuad asuhan Coach Ahang kini berada di peringkat keempat dan belum pernah meraih kemenangan sekali pun, sehingga dua laga terakhir di kualifikasi tersebut akan menentukan nasib skuad Merah Putih ke depan.

Baca juga: Timnas bola basket berangkat ke Australia untuk FIBA Asia Cup 2025

Baca juga: Ahang optimistis dengan para "guard" timnas untuk FIBA Asia Cup 2025

Pewarta: Donny Aditra
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |