Warga keluhkan debu dan sesak nafas dari proyek Tol Harbour Road II

1 week ago 5
Dirinya terpaksa selalu mengenakan masker dan kaca mata saat melintasi Jalan RE Martadinata yang semakin menyempit akibat pembangunan tol tersebut

Jakarta (ANTARA) - Warga yang melintas di jalan RE Martadinata, Jakarta Utara mengeluhkan debu dan sesak nafas akibat dampak pembangunan proyek pembangunan Tol Harbour Road II.

"Sesak napas, mata perih, debunya parah banget saat melalui jalanan ini," kata warga Tanjung Priok Anton Risdianto di Jakarta, Rabu.

Baca juga: PPSU bersihkan tanah berserakan di Jalan RE Martadinata

Ia mengatakan jalan RE Martadinata menjadi berdebu sejak adanya proyek pembangunan Tol Layang Harbour Road (HBR) yang berada di sisi sebelah kiri jalan.

"Debunya banyak dan itu penyebabnya kayanya dari ada pembangunan Tol Harbour," kata dia.

Baca juga: Pemkot kerahkan empat pompa atasi banjir di Jalan RE Martadinata

Dirinya terpaksa selalu mengenakan masker dan kaca mata saat melintasi Jalan RE Martadinata yang semakin menyempit akibat pembangunan tol tersebut.

Pengendara lain bernama Carlos Roy juga merasakan dampak yang sama saat mengendarai motor saat melintasi jalan tersebut

"Macet dan debu beterbangan di sini," kata dia.

Baca juga: BPBD DKI: Jalan RE Martadinata depan JIS kembali terendam banjir rob

Selain itu di jalan ini ada di bagian tiang tol banyak pembatas dari beton yang membahayakan pengendara yang lewat

Dirinya juga mengeluhkan Jalan RE Martadinata yang semakin sempit akibat pembangunan Tol Layang Harbour Road (HBR).

Selain itu banyak kendaraan besar seperti truk trailer dan kontainer yang ikut antre di jalan tersebut dan ini juga membahayakan.

Ia mengatakan dulu Jalan RE Martadinata tidak berdebu seperti saat ini sekarang.

"Memang sempit tiga jalur. Tapi, sekarang debu semua, jadi enggak nyaman lewatnya," kata dia.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |