Sakuranesia kembangkan metode STEAM Jepang untuk PAUD di Indonesia

1 month ago 19

Jakarta (ANTARA) - Yayasan Sakuranesia menjajaki peluang penerapan model pendidikan Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics (STEAM) asal Jepang untuk diterapkan pada siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Indonesia.

Yayasan Sakuranesia dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menjelaskan penjajakan kerja sama pendidikan kedua negara itu dilakukan Founder Yayasan Sakuranesia, Tovic, dan Sakura Ijuin, ke TK Edogawa, Jepang, Jumat (24/1) untuk mengeksplorasi kemungkinan penerapan model pendidikan STEAM yang inovatif.

Baca juga: Steam rombak fitur berbagi keluarga

"Dengan memperkenalkan pendidikan STEAM ke PAUD di Indonesia, kita dapat mengembangkan pemikiran kreatif dan kemampuan pemecahan masalah pada anak-anak yang akan memimpin generasi berikutnya," kata Tovic.

Ia mengatakan TK Edogawa yang jadi bagian dari Grup AZALEE kini menjadi model penerapan pendidikan STEAM kepada sekitar 300 siswa di sekolah tersebut sejak 2021.

Grup AZALEE, kata Tovic, mengoperasikan 14 unit sekolah di wilayah metropolitan Tokyo, mengintegrasikan unsur sains, teknologi, seni, dan matematika ke dalam kurikulumnya.

Salah satu pendekatan unik yang diamati adalah kegiatan sederhana seperti membuat makanan khas Jepang bernama udon, yang mengajarkan konsep matematika dan sains melalui pengukuran dan pencampuran bahan secara proporsional, kata Tovic menambahkan.

Salah satu siswa TK Edogawa, Jepang, saat mempraktikkan metode belajar STEAM, Jumat (24/1/2025). (ANTARA/HO-Sakuranesia)

Praktik di Grup AZALEE tidak hanya terbatas pada eksperimen dan kerajinan tangan, tetapi menekankan pada penciptaan lingkungan dimana anak-anak dapat berpikir dan menemukan kegembiraan dalam penemuan mereka sendiri.

"Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam rasa ingin tahu dan kreativitas anak-anak," katanya.

Dikatakan Tovic keberhasilan pendekatan STEAM tidak lepas dari peran Prof Yasufumi Kawamura dari Tokyo University of Science, seorang ahli pendidikan STEAM dan penasihat ilmiah serial anime Doraemon.

Baca juga: Steam dilaporkan melarang gim dengan konten buatan AI

Baca juga: Valve jual Steam Deck versi "refurbished", tawarkan harga lebih murah

Menurut Tovic, kolaborasi dengan Prof Kawamura membantu meningkatkan rasa ingin tahu dan kreativitas anak-anak di TK tersebut.

Yayasan Sakuranesia berkomitmen untuk menjembatani kerja sama antara Indonesia dan Jepang di bidang pendidikan.

Pendekatan yang menggabungkan budaya makanan tradisional Jepang dengan unsur-unsur pendidikan STEAM secara alami, diharapkan Tovic dapat diterapkan juga dalam pendidikan di Indonesia.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |