Jakarta (ANTARA) - Pimpinan Pusat Aisyiyah berharap sosialisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang sudah berjalan sepekan ini terus diperkuat, sehingga semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.
"Sehingga semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk dapat mendeteksi lebih dini gejala penyakit yang mungkin timbul," ujar Ketua Majelis Kesehatan Pimpinan Pusat Aisyiyah Warsiti saat dihubungi dari Jakarta, Senin.
Warsiti mengatakan salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian terbesar bagi perempuan di Indonesia adalah penyakit kanker payudara dan kanker serviks.
Menurut dia, kedua penyakit ini sebenarnya memiliki sistem deteksi dini. Namun hal ini masih jarang dilakukan oleh perempuan di Indonesia, sehingga mereka baru datang ke fasilitas kesehatan (faske) dalam kondisi sakit yang sudah stadium lanjut yang kecil memiliki kesempatan untuk sembuh.
Baca juga: PP Aisyiyah: Program CKG beri keadilan bagi seluruh masyarakat
"Melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini saya berharap kondisi-kondisi seperti ini dapat diminimalisir dan masyarakat sadar pentingnya upaya preventif dalam menjaga kesehatan diri," kata dia.
Ia pun mengajak kepada para perempuan untuk jangan takut dan ragu dalam melakukan pemeriksaan kesehatan.
"Isi data kesehatan sejujur-jujurnya terkait kondisi tubuh kita, agar mendapatkan tindak lanjut yang tepat," katanya.
Selain menumbuhkan kesadaran pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin, Warsiti juga berharap layanan kesehatan gratis dapat dilaksanakan secara inklusif bagi kelompok rentan termasuk bagi warga yang difabel.
Baca juga: Menkes segera evaluasi CKG pastikan pelayanan merata di luar Jawa
"Bagaimana pemerintah memastikan faskes-faskes yang ada dilengkapi sarana dan prasarananya agar aksesibel bagi teman-teman difabel, termasuk juga memberikan solusi bagi teman-teman difabel yang tidak mudah datang ke faskes," ujar Warsiti.
Oleh karena itu Program CKG yang dilakukan pemerintah ini harus mendapatkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak untuk dapat memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat menikmati layanan ini.
"Tidak hanya untuk meningkatkan kualitas hidup mereka, tetapi juga untuk menyongsong Indonesia Emas 2045," kata dia.
Baca juga: Lewat CKG, diharap perempuan-anak peroleh layanan kesehatan preventif
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025