Kabupaten Tangerang (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang, Banten, mendistribusikan bantuan logistik dan air bersih kepada korban banjir di Kecamatan Gunung Kaler pada Senin.
Bantuan air bersih sebanyak 15.000 liter air bersih, didistribusikan di beberapa desa terdampak, di antaranya Desa Kedung, Desa Kandawati, Desa Gunung Kaler, dan Desa Onyam.
"Bantuan air bersih merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat dalam kehidupan keseharian warga, seperti memasak, minum dan lain-lain," kata Wakil Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Tangerang Suparji Rustam di Tangerang, Senin.
Ia mengatakan pendistribusian bantuan bagi korban banjir di lakukan PMI sebagai bentuk upaya membantu para korban yang terdampak, diantaranya air bersih dan logistik.
Baca juga: Dinsos Tangerang cek berkala makanan bantuan bencana cegah kedaluwarsa
Baca juga: BPBD: 1.963 jiwa di Dadap Tangerang terdampak banjir rob
Selain itu, PMI Kabupaten Tangerang juga menyalurkan bantuan logistik lainnya berupa mie instan dan makanan ringan serta selimut.
"Kita juga mendistribusikan puluhan dus mie instan, 750 makanan ringan (roti-red), dan 70 paket selimut untuk para korban banjir," katanya.
Rustam menjelaskan bencana alam banjir yang melanda wilayah Gunung Kaler dengan ketinggian airnya berkisar 40 hingga 60 centimeter, dan relawan PMI bersama unsur pihak terkait bahu membahu untuk memberikan bantuan ini di empat desa terdampak banjir.
"Total warga yang terdampak mencapai 1.008 jiwa yang terdiri dari 330 Kepala Keluarga," ujarnya.
Kendati demikian, pihaknya memastikan pendistribusian bantuan dilakukan oleh tim relawan PMI yang telah terlatih, dengan memastikan bantuan diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"PMI Kabupaten Tangerang juga terus memantau situasi di lapangan dan siap memberikan bantuan tambahan apabila diperlukan," ungkap dia.*
Baca juga: Kota Tangerang tetapkan status darurat bencana hidrometeorologi
Baca juga: Pemkot Tangerang paparkan kesiapan tangani banjir kepada Menko PMK
Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
Copyright © ANTARA 2025