PGA catat 14 kali letusan Gunung Marapi di awal 2025

1 month ago 17

Padang (ANTARA) - Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat 14 kali letusan gunung tersebut selama Januari 2025 dengan tinggi kolom abu vulkanik yang bervariasi.

"Gunung Marapi masih dalam fase erupsi, jadi dari letusan dan deformasi gunung api juga fluktuatif," kata Petugas PGA Gunung Marapi Teguh di Padang, Senin.

Merujuk data PGA Gunung Marapi letusan pertama di awal 2025 terjadi pada 4 Januari 2025 dengan tinggi kolom abu mencapai 1.000 meter. Abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah utara, dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,3 milimeter dengan durasi sekitar 1 menit 40 detik.

Sejak 4 hingga 18 Januari gunung api yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar itu tidak pernah mengalami letusan. Namun, pada 19 hingga 26 Januari 2025 gunung dengan tinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut mengalami erupsi berturut-turut.
Bahkan, pada 22 dan 26 Januari gunung api yang saat ini berada pada level II atau waspada itu mengalami dua kali letusan dalam satu hari.

Teranyar, erupsi Gunung Marapi yang memakan korban jiwa sebanyak 23 orang pada 3 Desember 2023 tersebut kembali meletus pada Minggu malam (26/1) dengan tinggi kolom abu mencapai 500 meter.

Petugas mencatat abu vulkanik teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30,2 milimeter dengan durasi sekitar 29 detik.

Baca juga: Tim SAR gabungan terus cari korban tanah longsor di Gunung Mas

Mengingat erupsi Gunung Marapi yang masih berfluktuatif, PGA mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

Rekomendasi tersebut di antaranya masyarakat, pendaki atau pengunjung diminta tidak memasuki atau berkegiatan di dalam wilayah radius tiga kilometer dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) Gunung Marapi.

Selain itu, PVMBG juga mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar lembah, aliran atau bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi untuk selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Baca juga: Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur erupsi dua kali pada Sabtu

Baca juga: Pemkab Probolinggo tertibkan loket masuk wiisata Gunung Bromo

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |