Pemprov DKI tetap jangkau PPKS selama Ramadhan 

1 week ago 7
penertiban atau penjangkauan tersebut dilakukan dengan cara-cara humanis demi mewujudkan ketertiban di Jakarta

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap akan melakukan penjangkauan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) selama Ramadhan untuk menjaga ketertiban umum.

"Nanti Insyaallah di bulan Ramadhan dan bulan-bulan lain juga tetap dilakukan, Satpol PP juga dari jajaran Dinas sosial dengan perangkat masing-masing akan melakukan penjangkauan, penertiban dan sejenisnya," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Marullah Matali di Jakarta, Senin.

Baca juga: Dinsos Jaksel jaring 820 PPKS selama 2024

Marullah berpendapat penertiban atau penjangkauan tersebut dilakukan dengan cara-cara humanis demi mewujudkan ketertiban di Jakarta.

"Jadi bukan kita dengan tega memberikan langkah-langkah tertentu kepada orang-orang yang bertindak secara kurang tertib di Jakarta. Jakarta harus betul-betul tertib dan disiplin," kata dia.

Marullah tak menampik momen-momen tertentu seperti Bulan Ramadhan, kerap dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk mengais rezeki dari belas kasih orang lain.

Baca juga: DKI jaring hampir 6.000 PPKS sepanjang tahun 2024

Menurut dia, perbuatan yang dilakukan para PPKS merupakan praktik yang kurang dapat diterima.

"Meskipun tidak secara keseluruhan, saya kira kurang fair mencari rezeki dengan cara memanipulasi situasi dan kondisi masing-masing. Jakarta butuh upaya yang terus-menerus untuk menciptakan kota ini terjaga dengan baik," jelas dia.

Karena itu, sambung Marullah, aparat perlu turun melakukan penertiban-penertiban di sana-sini. Lalu, pada orang-orang yang memang perlu mendapatkan perhatian, maka Pemprov DKI berupaya memberikan perhatian secara lebih manusiawi lagi.

Baca juga: Jakpus jaring 957 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial pada 2024

Tahun lalu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sosial menjangkau sebanyak 5.998 PPKS. Dari jumlah ini, kategori PPKS yang paling banyak dijangkau meliputi gelandangan, orang terlantar, penyandang disabilitas mental, dan pengamen.

Selain upaya penjangkauan, Dinas Sosial juga memfasilitasi pemulangan 1.512 orang terlantar ke daerah asal. Adapun rincian pemulangan meliputi tujuan Lampung (646 orang), Surabaya (384 orang), Semarang (340 orang), Cilacap (53 orang), dan Tasikmalaya (89 orang).

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ganet Dirgantara
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |