Pemkab Solok kerahkan bantuan percepat penanganan korban banjir

4 hours ago 2
Saya berharap kepada seluruh OPD yang ada, hadir di setiap kejadian-kejadian yang ada di tengah masyarakat kita

Solok (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Solok Sumatera Barat segera mengerahkan tim serta bantuan untuk mempercepat penanganan terhadap masyarakat setempat yang menjadi korban banjir.

Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison di Solok Kamis, mengatakan bahwa pihaknya langsung menginstruksikan penanganan bencana banjir tersebut.

“Kami telah mengerahkan Kalaksa BPBD, Kasatpol-PP, para camat dan OPD terkait lainnya, agar siap siaga karena curah hujan di Solok cukup tinggi. Serta membantu penanganan banjir,” katanya.

Ia bersyukur semua OPD saling berkolaborasi dan bahu-membahu dalam penanganan banjir, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas PU, Pol-PP Damkar, camat dan wali nagari beserta perangkat nagari, termasuk relawan maupun masyarakat.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Solok beberapa nagari terdampak cukup parah, antara lain Nagari Koto Laweh Kecamatan Lembang Jaya, Nagari Koto Baru, Nagari Selayo, dan Nagari Koto Hilalang Kecamatan Kubung, Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang, Nagari Sungai Jambua, Nagari Pianggu, dan Nagari Indudur Kecamatan IX Koto Sungai Lasi. Dan banjir juga melanda Nagari Muaro Paneh Kecamatan Bukit Sundi.

Banjir melanda sejumlah wilayah yang ada di Kabupaten Solok. Bencana ini disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi sejak Rabu malam hingga Kamis siang (27/2).

Curah hujan yang cukup tinggi tersebut menyebabkan peningkatan debit air sungai, terutama di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Lembang, yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air utama. Akibatnya, Sungai Batang Lembang meluap, merendam rumah-rumah warga, serta memicu tanah longsor di beberapa daerah rawan longsor.

Setidaknya diperkirakan sebanyak 160 KK/610 orang terdampak, 300 rumah warga di Nagari Selayo dan Nagari Koto Baru terendam banjir. Di Nagari Koto Laweh air meluap ke rumah-rumah warga di sepanjang jalan kabupaten.

Sedangkan di Kecamatan Sungai Lasi terjadi tanah longsor yang menimpa rumah warga. Di beberapa titik lokasi juga ditemukan pohon tumbang seperti di Jorong Pinang Sinawa Nagari Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian ini. Sejumlah Fasilitas Umum seperti jalan, jembatan dan sekolah juga terendam banjir.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Solok bergerak cepat ke lokasi dalam menangani dan membantu warga bekerjasama dengan Aparatur Nagari, Bhabinkamtibmas, relawan dan masyarakat setempat.

Terpisah Bupati Solok Jon Firman Pandu yang sedang mengikuti retreat di Magelang mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Solok agar selalu waspada dan tetap siaga terhadap kemungkinan banjir dan bencana alam lainnya.

“Kami turut berduka cita terhadap musibah yang terjadi di wilayah Kabupaten Solok," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada dalam menghadapi bencana hidrometeorologi, apalagi masyarakat yang berada di pinggiran sungai, tetap harus berhati-hati karena curah hujan yang cukup tinggi.

"Saya berharap kepada seluruh OPD yang ada, hadir di setiap kejadian-kejadian yang ada di tengah masyarakat kita,” ujar bupati.

Pemerintah Kabupaten Solok akan terus melakukan pemantauan dan langkah-langkah pemulihan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat.

"Warga diharapkan tetap mengikuti arahan pihak berwenang dan segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di wilayah masing-masing," katanya.

Pewarta: Rahmatul Laila
Editor: M. Tohamaksun
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |