Pemkab kerja sama dengan PNJ percantik Jembatan Cinta di Pulau Tidung

1 month ago 14

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu bekerja sama dengan Kejuruan Teknik Elektro Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) untuk mempercantik destinasi wisata di Jembatan Cinta Pulau Tidung, Kelurahan Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan dengan pemasangan penerangan jalan umum hibrida energi surya dan angin.

"Inovasi teknologi ini sangat positif karena PJU hibrida tersebut mengaplikasikan teknologi internet of things (IoT) atau teknologi berbasis internet sebagai karya anak bangsa dari jurusan teknik elektro PNJ," kata Kepala Seksi Pencahayaan UKT 2 Kabupaten Kepulauan Seribu, Wibi Abdi di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan inovasi teknologi ini sangat positif dan pihaknya berterima kasih kepada para mahasiswa yang sudah memberikan perhatiannya kepada warga di Pulau Tidung dengan memasang PJU hibrida sekaligus alat deteksi cuaca.

Ia mengatakan penggunaan teknologi itu dapat meningkatkan efisiensi dan keberlanjutan energi untuk memenuhi kebutuhan penerangan di daerah kepulauan seperti di Pulau Tidung.

Baca juga: KKP temukan indikasi alih fungsi ekosistem mangrove di Pulau Pari

Menurut dia, proyek PNJ tersebut merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang didukung oleh hibah dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

"Semoga perangkat ini bermanfaat serta mendukung pariwisata di Pulau Tidung. Kami berharap, kerja sama ini dapat berkelanjutan, terutama terkait pemeliharaan alat yang sudah terpasang di area Jembatan Cinta," kata dia.

Sementara itu, Ketua Jurusan Teknik Elektro PNJ, Murie Dwiyaniti menjelaskan teknologi ini mengombinasikan energi dari panel surya dan turbin angin yang terhubung dengan IoT dan memungkinkan pemantauan dan pengendalian perangkat secara langsung.

"PJU hibrida ini dilengkapi dengan sensor yang mampu mendeteksi kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, intensitas cahaya matahari, polusi udara, kecepatan angin, arah angin dan curah hujan," katanya.

Baca juga: Pulau Seribu rencana bangun 15 kios bagi UKM di Pulau Kelapa

Ia menambahkan semua parameter tersebut sudah terintegrasi dengan sistem IoT yang memungkinkan data dipantau secara langsung melalui telepon pintar.

"Tentunya dengan sistem terintegrasi ini memberikan kemudahan dalam pengawasan dan pengelolaannya. Kami akan terus pantau kondisi perangkat ini," kata dia.

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |