Jakarta (ANTARA) - Pelita Air dan Bali International Hospital bersinergi untuk mendukung pariwisata medis dengan menyediakan layanan kesehatan berkualitas tinggi yang terintegrasi, mempermudah akses wisatawan untuk mendapatkan perawatan medis di Bali.
"Pelita Air resmi menjalin kerjasama strategis dengan Bali International Hospital (BIH) untuk meningkatkan akses layanan kesehatan bagi penumpangnya serta memperkuat promosi medical tourism di Bali," kata Direktur Niaga PT Pelita Air Service Asa Perkasa dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Direktur Niaga Pelita Asa Perkasa dan Direktur Utama BIH Dewi F. Fitriana.
Asa menyampaikan bahwa sebagai maskapai yang berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan, pihaknya memahami pentingnya akses terhadap layanan kesehatan selama perjalanan.
"Sehingga sinergi dengan Bali International Hospital ini sebagai salah satu langkah strategis dalam memberikan nilai tambah bagi para penumpang. Pelita Air berkomitmen untuk memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan kami," ujarnya.
Baca juga: Progres Bali International Hospital garapan PT PP capai 97 persen
Melalui kolaborasi itu, Pelita Air ingin memastikan bahwa penumpang memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan berkualitas, baik sebelum maupun setelah perjalanan menggunakan maskapai milik BUMN tersebut.
Melalui kemitraan ini, lanjut Asa, pelanggan Pelita Air akan mendapatkan akses eksklusif ke layanan kesehatan berkualitas di BIH, termasuk medical check-up, rawat inap, rawat jalan, layanan gawat darurat, serta fasilitas kesehatan lainnya.
"Pelita Air selalu mengutamakan kenyamanan dan keamanan pelanggan kami. Kerjasama ini juga sejalan dengan visi kami dalam mendukung pengembangan medical tourism di Indonesia," tuturnya.
Selain meningkatkan akses layanan kesehatan, kerja sama itu juga mencakup berbagai program pemasaran bersama, termasuk beragam rencana kampanye digital, serta kolaborasi dengan Key Opinion Leader (KOL) dan influencer guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dalam perjalanan udara sebagai bentuk dukungan menjadikan Bali sebagai destinasi utama pariwisata medis di Indonesia.
Baca juga: RS BUMN di Bali gandeng Bank Mandiri dongkrak akses kesehatan
Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamedika Bali Hospital Dewi F. Fitriana menyatakan antusiasme pihaknya dalam dalam menjalin kerja sama dengan Pelita Air.
"Dengan dukungan Pelita Air, kami optimis dapat memperluas jangkauan layanan kesehatan kami serta memperkuat posisi Bali sebagai pusat medical tourism unggulan." ucap Dewi.
Melalui kolaborasi Pelita Air dan Bali International Hospital, Dewi berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi industri kesehatan dan pariwisata Indonesia, memperkuat ekosistem layanan kesehatan di Bali, serta meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap kualitas layanan medis di Indonesia.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Adi Lazuardi
Copyright © ANTARA 2025