Sorong (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya menjalin kerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai upaya konkret memperkuat tenaga dokter spesialis di wilayah itu.
Penjabat Gubernur Papua Barat Daya (PBD) Muhammad Musa'ad, di Sorong, Selasa, menjelaskan upaya ini merupakan satu langkah konkret untuk mendukung pelayanan kesehatan di provinsi ke-38 itu jauh lebih baik dan berkualitas.
Baca juga: Pemprov PBD perkuat SDM nakes deteksi dini kanker serviks dan payudara
"Sampai saat ini sudah 13 orang yang kita kirim untuk mengikuti pendidikan dokter spesialis di dua kampus itu," ujarnya.
Kebijakan ini, lanjutnya, merupakan bagian dari program strategis pemerintah daerah untuk memperkuat layanan kesehatan dengan tenaga kesehatan yang berkualitas dan mumpuni.
Baca juga: Kemenko PMK bantu faskes di RSUD PBD perkuat pelayanan kesehatan
"Kita punya enam program prioritas, satu di antaranya adalah program pendidikan kedokteran," katanya.
Selain upaya untuk mengoptimalkan Fakultas Kedokteran Universitas Papua (Unipa) di Papua Barat Daya, kata dia, pemerintah daerah juga melakukan berbagai hal konkret untuk mendukung pelayanan di bidang kesehatan.
Baca juga: BPJS: Masyarakat di PBD sudah 100 persen ter-"cover" di dalam JKN
"Sudah dua tahun ini kita sudah kirim anak-anak kita untuk ambil spesialis berbeda-beda, sehingga nanti dapat memperkuat pelayanan kesehatan di Papua Barat Daya," ucapnya.
Pewarta: Yuvensius Lasa Banafanu
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2025