Mendukbangga: Jangan sampai MBG untuk ibu hamil-balita dimakan ayahnya

1 week ago 6

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menekankan pentingnya pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar tepat sasaran dan benar-benar masuk ke mulut ibu hamil, ibu menyusui, serta balita, tidak justru dimakan oleh anggota keluarga lain, misalnya ayah.

"Karena di lapangan dipastikan kalau kita mendistribusikan makanan kepada ibu hamil dan balita, harus dimakan penerima manfaat, jangan sampai nanti yang makan bapaknya. Nah itu kan perlu dikontrol, ini menjadi evaluasi dan insyaallah ada caranya," katanya di Kantor Kemendukbangga, Jakarta, Rabu.

Ia menjelaskan, untuk sementara MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita masih diberikan satu hingga dua kali dalam seminggu sambil terus dievaluasi permasalahan hingga solusi-solusinya.

"Sementara masih ada yang seminggu sekali, ada yang sudah dua kali karena memang melihat kondisi dan sekarang masih simulasi-simulasi permasalahannya apa, dan lain sebagainya," ujar dia.

Ia menegaskan, Tim Pendamping Keluarga (TPK) akan ikut mengawasi pendistribusian MBG agar tepat sasaran.

"Kita ada pengawasannya dari tim pendamping keluarga, itu yang menjadi monitor untuk program itu, jadi sabar saja, ada yang seminggu sekali, nanti kalau siap setiap hari juga oke, tinggal teknisnya sedikit lagi," ucapnya.

Baca juga: Itwasum Polri evaluasi program MBG dan Ketapang di Polda Sultra

Pada rapat kerja Komisi IX DPR RI di Jakarta, Rabu pagi, Wihaji juga mengupayakan pihaknya akan memberi penambahan insentif bagi Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG).

"TPK khusus mendistribusikan ke ibu hamil hingga balita, masih ada di beberapa tempat, kurang sedikit lagi karena butuh pembiayaan, khususnya mohon doanya buat TPK, untuk pengganti bensin pendistribusian MBG bagi ibu hamil, menyusui, dan balita," katanya.

Ia menegaskan masih perlu ada pengayaan dan evaluasi khusus untuk pendistribusian MBG oleh TPK untuk ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

Baca juga: Program MBG di Kota Sorong sudah berjalan di delapan SD

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |