Katun bordir bolong jadi tren yang paling dicari untuk lebaran

1 week ago 5

Jakarta (ANTARA) - Model baju berbahan katun dengan detail pola bordir yang dibolongi menjadi tren yang sedang banyak dicari pembeli di kawasan pusat perbelanjaan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Salah satu toko yang menjual baju model ini adalah YLN, yang bertempat di Platinum Market Tanah Abang. Di sini menjual baju kemeja wanita dengan model bordir bolong berbagai warna. Staf YLN, Fandi mengatakan kebanyakan pembeli juga mencari warna-warna yang lembut seperti biru, krem, dan cokelat.

“Lebaran sih ada aja yang (pakai) gamis, kalau gamis biasanya pakai pagi, kalau pergi-perginya pakai ini (kemeja)”, kata Fandi.

Baca juga: Perpaduan katun dan rajut akan jadi tren fashion tahun ini

Selain toko YLN, toko Miho juga menjual baju kemeja dengan bordir bolong. Namun tidak hanya yang berbahan katun saja, Miho juga menjual model bordir bolong dengan bahan korduroi karena bahannya halus dan dingin.

“Yang lagi ramai kayak sekarang yang full brukat sama bahan korduroi, mereka ambil warna2 cerah kayak pastel pink, biru, warna netral abadi juga sih banyak yang ambil,” kata Michelle.

Kisaran harga untuk baju katun model bordir bolong atau yang ramai disebut katbol ini sekitar 180-200 ribu rupiah per baju. Pembeli juga bisa memesan per seri seperti YLN, yang menjual grosir seri isi empat warna dengan harga bisa lebih murah Rp50 ribu per baju.

Katun bordir bolong tidak hanya untuk kemeja namun juga banyak yang menjual model ini dalam bentuk gamis. Warna yang di tawarkan juga sesuai dengan permintaan pasar seperti warna pastel yang lebih lembut.

Warna ini dinilai lebih diminati pasar Gen Z yang tidak suka memakai baju berwarna mencolok. Selain warna soft, ada beberapa tren warna yang juga dipilih masyarakat terutama untuk baju pesta seperti warna mahogani dan merah marun.

Baca juga: Menparekraf: Inkubasi cara tingkatkan "modest fashion" Indonesia

Baca juga: Rekomendasi tren warna untuk musim panas 2024

Baca juga: Melihat pengaruh bulan Ramadhan terhadap tren fashion

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |