KAI Group hadirkan konektivitas transportasi di Sumut

1 week ago 8
Dalam upaya meningkatkan pelayanan transportasi publik yang lebih optimal, KAI terus berinovasi untuk menghadirkan layanan KA Bandara yang dapat diandalkan masyarakat. Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi pengguna jasa transpor

Medan (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui layanan kereta api terintegrasi yang menghubungkan berbagai kota dengan bandara internasional.

Vice President KAI Divre I Sumut, Sofan Hidayah di Medan, Selasa, mengatakan, sebagai bagian dari misi Asta Cita dalam mendukung mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, dan berkelanjutan, KAI menghadirkan layanan transportasi yang efisien.

Kereta Api Bandara hadir sebagai solusi perjalanan yang tidak hanya cepat dan tepat waktu, tetapi juga ramah lingkungan dan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.

"Dalam upaya meningkatkan pelayanan transportasi publik yang lebih optimal, KAI terus berinovasi untuk menghadirkan layanan KA Bandara yang dapat diandalkan masyarakat. Layanan ini dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi pengguna jasa transportasi udara serta mendukung mobilitas perkotaan yang lebih lancar," katanya.

Di wilayah KAI Sumut terdapat KA Bandara Srilelawangsa yang dikelola oleh Anak Perusahaan KAI, yakni KAI Bandara. Kereta APi Bandara Srilelawangsa menghubungkan Kota Medan dengan Bandara Udara Internasional Kualanamu menjadi salah satu layanan KA Bandara favorit.

Dengan waktu tempuh yang lebih singkat dibandingkan moda transportasi lainnya, KA Bandara Srilelawangsa menjadi pilihan utama masyarakat Sumatera Utara. Setiap harinya terdapat sebanyak 24 perjalanan KA Bandara relasi Medan-Kualanamu.

"KAI terus berinovasi untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Layanan KA Bandara memberikan solusi perjalanan yang efisien bagi masyarakat, sejalan dengan upaya kami dalam mendukung konektivitas antarwilayah khususnya di Sumut dalam mendukung Asta Cita," katanya.

Selain itu, di wilayah kerja KAI Sumut terdapat beberapa stasiun yang terkoneksi dengan transportasi umum maupun antar kereta api, di antaranya Stasiun Medan yang terkoneksi dengan angkutan KA Bandara, angkutan KA Perkotaan, angkutan KA antar kota serta angkutan umum.

Stasiun Bandar Khalifah yang terkoneksi dengan angkutan KA Bandara, angkutan KA Perkotaan, angkutan KA antar kota serta angkutan umum, Stasiun Batang Kuis terkoneksi dengan angkutan KA Bandara, angkutan KA Perkotaan serta angkutan KA antar kota.

Kemudian Stasiun Aras Kabu, terkoneksi dengan angkutan KA Bandara, angkutan KA Perkotaan serta angkutan KA antar kota, Stasiun Lubuk Pakam yang terkoneksi dengan angkutan KA antar kota dan KA Perkotaan,Stasiun Perbaungan, terkoneksi dengan angkutan KA antar kota dan KA Perkotaan, Stasiun Rampah, terkoneksi dengan angkutan KA antar kota dan KA Perkotaan.

Selanjutnya Stasiun Tebing Tinggi, terkoneksi dengan angkutan KA Perkotaan dan angkutan KA antar kota, Stasiun Bandar Tinggi, terkoneksi dengan angkutan KA Perkotaan dan angkutan KA antar kota dan Stasiun Siantar yang terkoneksi dengan angkutan Bus Damri (menuju Danau Toba).

Baca juga: KAI Sumut tutup 35 perlintasan liar

Baca juga: Pelanggan KA PSO Sumut terus meningkat

Baca juga: KAI Sumut tambah lima stasiun pemberhentian kereta api

Pewarta: Juraidi
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Rakyat news | | | |